Berita Terbaru :
Begini Kondisi Terakir Nenek Umur 105 Tahun Sembuh Covid-19
Total 510 Jamaah Calon Haji Asal Magetan Batal Berangkat ke Tanah Suci
Produsen Face Shield Meraup Berkah Ditengah Wabah Covid-19
Diduga Pemkot Kecolongan, Wawalikota Surabaya Berstatus ODP
Jelang New Normal Pengusaha Restaurant Terapkan Strategi Baru
PMI Gresik Krisis Stok Darah Masa Pandemi
Dindik Jatim Tetapkan Tahun Ajaran Baru Dengan Sistem Shift
Di Tengah Pandemi Covid-19, Warga Dihebohkan Pria Tergeletak di Parit
1814 Calon Jamaah Haji Jember Gagal Berangkat Tahun Ini
Jelang New Normal, Sunday Market Segera Dibuka
Puting Beliung Robohkan Pohon dan Timpa Rumah Hingga Rusak Parah
Dua Keluarga di Kota Mojokerto Terkonfirmasi Positif Covid 19
Terdakwa Mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Bantah Semua Dakwaan Jaksa KPK
Polres Serahkan Bekas Kasus Pembunuhan Mertua Sekda ke Kejaksaan
Ditlantas Polda Jatim Sita 302 Kendaraan Roda 2 Berknalpot
   

5 Kali Keluar Masuk Penjara, Residivis Pembacokan Diamankan Polres Trenggalek
Mataraman  Rabu, 23-10-2019 | 18:56 wib
Reporter : Simon Bagus, Mochammad Herlambang
Trenggalek pojokpitu.com, Keluar masuk penjara tidak membuat seorang pelaku pembacokan bernama Kristian Eko Gunawan jera. Justru setelah empat kali di penjara dalam kasus pembacokan, kini pelaku kembali beraksi membacok anak di bawah umur dengan cara membabi buta. Akibatnya, korban mengalami 3 luka bacok. Pelaku juga sempat melawan saat dilakukan penangkapan yang akhirnya dilumpuhkan dengan tembak panas.

Kristian Eko Gunawan (27) tak juga kapok, baru beberapa bulan keluar dari lapas, warga Desa Tanggulkundung, Kecematan Besuki, Tulungagung itu kembali berurusan dengan polisi, dalam kasus yang sama yakni pembacokan.

Polisi mencatat, Kristian telah empat kali ditahan karena membacok orang. Pembacokan yang terjadi baru-baru ini membuatnya terancam masuk penjara untuk kelima kalinya.
Orang kelima yang dibacok Kristian adalah Erik Ferdianto (17), warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek.

Pembacokan itu bermula ketika Kristian bertemu dengan rekannya saat baru keluar lapas awal 2019. Rekan tersebut, menurut penuturan Kristian kepada polisi, curhat bahwa kekasihnya disekap oleh korban. Mendengar cerita itu, tumbuh rasa emosi, seolah-olah rasa solidaritas. Tersangka lalu mengajak rekannya ke mereka yang menyekap. Tapi rekannya takut dan tidak mau.

Keterangan ini merupakan penjelasan sepihak dari tersangka. Polisi masih mencari tahu soal kebenarannya.

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan, tersangka akhirnya berangkat bersama rekannya yang lain, ke rumah orang yang dituduh menyekap itu naik motor berboncengan. Seperti pembacokan sebelumnya, Kristian memakai masker dan membawa parang.

"Korban sedang berkumpul bersama teman-teman sebayanya ketika tersangka sampai di tempat kejadian perkara. Mereka rata-rata berusia di bawah umur, begitu sampai ke pekarangan rumah, parang dikeluarkan, dan tersangka menyerang membabi buta. Semua orang di tempat itu menjadi sasaran. Melihat perilaku tersangka, orang-orang yang berkumpul lari. Tinggal korban yang akhirnya dianiaya," kata AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, Kapolres Trenggalek.

Tersangka membacok korban tiga kali hingga luka parah di bagian tangan kanan dan perut. Saat akan membacok lagi, parang yang dipegang tersangka copot dari gagangnya. Sebelum pergi, tersangka sempat mengambil telepon genggam yang ada di sana.

Polisi langsung memburu tersangka setelah menerima laporan pembacokan itu. Tersangka diamankan 6 jam setelah kejadian di Kecamatan Durenan, polisi menghadiahi tersangka peluru yang disarangkan di kaki kanan, karena tersangka berusaha melawan. Tersangka sudah melakukan lima kali kejahatan yang sama. Empat kasus sebelumnya dilakukan di Tulungagung.

Polisi mengamankan barang bukti antara lain, parang tanpa gagang, masker, handphone, dan motor.tersangka dikenai pasal 2 ayat (1) UU RI no.12/drt/1951 jo pasal 76 c jo pasal 80 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman 10 sampai 20 tahun penjara.(end)

Berita Terkait

5 Kali Keluar Masuk Penjara, Residivis Pembacokan Diamankan Polres Trenggalek

Polisi Amankan Satu Pelaku Pelaku Pembacokan Sidoarjo

Satu Dari Tiga Pelaku Pembacokan Sudah Diamankan

Pelaku Pembacokan Kades di Bangkalan Tertangkap
Berita Terpopuler
Wawali Whisnu Sakti Harus Karantina Mandiri Karena Corona
Metropolis  8 jam

Disangka Akan Jual Bayi, Seorang Pria Bertato Diamankan Polisi
Peristiwa  9 jam

Habib Ini Borong Antibiotik Untuk Dibagikan Gratis
Sosok  7 jam

Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Metropolis  10 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber