Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

5 Kali Keluar Masuk Penjara, Residivis Pembacokan Diamankan Polres Trenggalek
Rabu, 23-10-2019 | 18:56 wib
Oleh : Simon Bagus, Mochammad Herlambang
Trenggalek pojokpitu.com, Keluar masuk penjara tidak membuat seorang pelaku pembacokan bernama Kristian Eko Gunawan jera. Justru setelah empat kali di penjara dalam kasus pembacokan, kini pelaku kembali beraksi membacok anak di bawah umur dengan cara membabi buta. Akibatnya, korban mengalami 3 luka bacok. Pelaku juga sempat melawan saat dilakukan penangkapan yang akhirnya dilumpuhkan dengan tembak panas.

Kristian Eko Gunawan (27) tak juga kapok, baru beberapa bulan keluar dari lapas, warga Desa Tanggulkundung, Kecematan Besuki, Tulungagung itu kembali berurusan dengan polisi, dalam kasus yang sama yakni pembacokan.

Polisi mencatat, Kristian telah empat kali ditahan karena membacok orang. Pembacokan yang terjadi baru-baru ini membuatnya terancam masuk penjara untuk kelima kalinya.
Orang kelima yang dibacok Kristian adalah Erik Ferdianto (17), warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek.

Pembacokan itu bermula ketika Kristian bertemu dengan rekannya saat baru keluar lapas awal 2019. Rekan tersebut, menurut penuturan Kristian kepada polisi, curhat bahwa kekasihnya disekap oleh korban. Mendengar cerita itu, tumbuh rasa emosi, seolah-olah rasa solidaritas. Tersangka lalu mengajak rekannya ke mereka yang menyekap. Tapi rekannya takut dan tidak mau.

Keterangan ini merupakan penjelasan sepihak dari tersangka. Polisi masih mencari tahu soal kebenarannya.

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan, tersangka akhirnya berangkat bersama rekannya yang lain, ke rumah orang yang dituduh menyekap itu naik motor berboncengan. Seperti pembacokan sebelumnya, Kristian memakai masker dan membawa parang.

"Korban sedang berkumpul bersama teman-teman sebayanya ketika tersangka sampai di tempat kejadian perkara. Mereka rata-rata berusia di bawah umur, begitu sampai ke pekarangan rumah, parang dikeluarkan, dan tersangka menyerang membabi buta. Semua orang di tempat itu menjadi sasaran. Melihat perilaku tersangka, orang-orang yang berkumpul lari. Tinggal korban yang akhirnya dianiaya," kata AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, Kapolres Trenggalek.

Tersangka membacok korban tiga kali hingga luka parah di bagian tangan kanan dan perut. Saat akan membacok lagi, parang yang dipegang tersangka copot dari gagangnya. Sebelum pergi, tersangka sempat mengambil telepon genggam yang ada di sana.

Polisi langsung memburu tersangka setelah menerima laporan pembacokan itu. Tersangka diamankan 6 jam setelah kejadian di Kecamatan Durenan, polisi menghadiahi tersangka peluru yang disarangkan di kaki kanan, karena tersangka berusaha melawan. Tersangka sudah melakukan lima kali kejahatan yang sama. Empat kasus sebelumnya dilakukan di Tulungagung.

Polisi mengamankan barang bukti antara lain, parang tanpa gagang, masker, handphone, dan motor.tersangka dikenai pasal 2 ayat (1) UU RI no.12/drt/1951 jo pasal 76 c jo pasal 80 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman 10 sampai 20 tahun penjara.(end)

Berita Terkait


5 Kali Keluar Masuk Penjara, Residivis Pembacokan Diamankan Polres Trenggalek

Polisi Amankan Satu Pelaku Pelaku Pembacokan Sidoarjo

Satu Dari Tiga Pelaku Pembacokan Sudah Diamankan

Pelaku Pembacokan Kades di Bangkalan Tertangkap


Satu Dari Tiga Pelaku Pembacokan Sudah Diamankan

Kabur ke Madura, Pelaku Pembacokan Petugas Satpol PP Ditangkap

Akhirnya Terungkap, Inilah Motif Pembacokan Sahabat Sendiri

Pelaku Pembacokan Sutarno Akhirnya Ditangkap Polisi

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber