Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Hasil razia, 2 pasangan mesum di kamar kos serta 2 pekerja seks komersil diamankan petugas. Foto Khusni Mubarok
Razia Kost dan Lokalisasi, Amankan Pasangan Mesum
Rabu, 23-10-2019 | 13:35 wib
Oleh : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Petugas gabungan di Kabupaten Tuban, kembali mengelar razia di sejumlah kos dan lokalisasi. Petugas gabungan dari TNI-Polri dan Satpol PP menyisir rumah kos yang diduga digunakan sebagai tempat mesum. Hasilnya, dua pasangan mesum di kamar kos serta dua PSK diamankan petugas.

Dua pasangan mesum di kamar kos terjaring di kawasan Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban Kota. Saat terjaring kedua pasangan bukan suami istri tersebut, kedapatan tengah berduaan. Bahkan, saat pintu dibuka salah satu pasangan tengah usai mandi dan belum memakai baju.

Sedangkan 2 pekerja seks komersil diamankan dari eks lokalisasi Dasin Desa Sugiwaras, Kecamatan Jenu, Tuban. Bahkan saat razia berlangsung, salah satunya PSK tengah melayani lelaki hidung belang di dalam kamar.

Menurut Bupati Tuban Fathul Huda, akan menutup rumah kos dan hotel yang kedapatan digunakan sebagai tempat mesum. Hal tersebut sesuai dengan aturan, yakni apabila telah dilakukan pembinaan, namun masih melanggar maka ijinnya kan dicabut. (pul)

Berita Terkait


Razia Tempat Kos, Polisi Amankan Dua Pasang Muda-Mudi di Dalam Kamar

Razia Tempat Kos, Petugas Amankan Pasangan Bukan Suami Istri

Razia Kost dan Lokalisasi, Amankan Pasangan Mesum

Tim Gabungan Razia Rumah Kos, Temukan Puluhan Pasangan Nikah Siri


Satpol PP Dituntut Minta Maaf Karena Merazia Kost Berijin

Razia Kost, Satpol PP Tuban Amankan 5 Pasangan Mesum dan Miras

Sejumlah Pasangan Kumpul Kebo Terjaring Razia Kost

Razia Kos, Petugas Berhasil Mengamankan 5 Pasangan Mesum

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber