Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Warga Gunakan Jembatan Bambu Diatas Sungai Bengawan Solo Saat Musim Kemarau
Selasa, 22-10-2019 | 21:10 wib
Oleh : Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Musim kemarau warga di Kabupaten Bojonegoro, menggunakan jembatan bambu diatas sungai bengawan solo sebagai jalur alternatif untuk beraktifitas sehari-hari. Hal ini dilakukan selama musim kemarau, akibat debit sungai bengawan solo mengering.

Warga di Desa Trucuk dibantaran sungai bengawan solo, membuat jembatan alternatif  dari bahan bambu, yang panjangnya mecapai 100 meter untuk menyebrangi sungai bengawan solo sebagai jalur alternatif, untuk beraktifitas menuju kecamatan kota bojonegoro.

Hal ini dilakukan guna mempermudah akses penyebrangan warga yang melintas sungai bengawan solo saat musim kemarau. Dangkalnya sungai benagwan solo ini terlihat oleh aktifitas warga yang sedang mencari ikan di tengah bngawan solo, yang hanya setinggi lutut orang dewasa.

Jembatan ini dibangun sebagai pengganti perahu penyebrangan sejak 6 bulan lalu dan masih kuat hingga saat ini. Sebagai akses alternatif paling cepat yang digunakan warga Desa Trucuk menuju ke kawasan Kota Bojonegoro.

Terlihat warga bergantian dari barat ke timur ataupun sebaliknya menyeberangi jembatan yang lebarnya sekitar  1  meter. Karena lebar jembatan hanya muat satu kendaraan , maka penyebrangan dari arah berlawanan harus rela bergantian menyebrang.

Salah satu warga, M.Safii, mengaku tidak takut dan sudah terbiasa melewati akses jalan jembatan bambu ini. Saat musim hujan, jembatan ini akan diambil oleh warga. kemudian warga bantaran sungai menggunakan perahu sebagai transportrasi penyebrangan. (yos)

Berita Terkait


Petani Memecah Batu di Sawah yang Masih Kering

Meski Turun Hujan Masih Ada 23 Titik Kekeringan di Jember

Air PDAM Tak Mengalir, Warga Kirisis Air Bersih

Terdampak Krisis Air, Puluhan Siswa SMA Menumpang Mandi di Sekolah


Kekeringan Berkepanjangan, Ribuan Santri Gelar Sholat Minta Hujan

220 Hektar Lahan Padi Petani Gagal Panen Karena Kekeringan

Kekeringan, Yonarmed 12 Kirim Air Bersih

Bencana Tahunan Melanda Jatim, Yakni Kekeringan dan Kebakaran Hutan

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber