Berita Terbaru :
Pandemi Covid 19, Polisi Binmas Bagi Buku Gratis Ke Siswa Pedesaan
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Balik Kanan
Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
   

TKI Asal Purworejo Selundupkan Senjata Api Dari Taiwan
Metropolis  Selasa, 22-10-2019 | 19:17 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berhasil menggagalkan upaya penyelundupan senjata api jenis pistol asal Taiwan ke Indonesia, melalui jalur ekspedisi laut. Kepada polisi, tersangka yang sudah 13 tahun bekerja sebagai tenaga daur ulang sampah di salah satu apartemen Taiwan, mengaku senjata api tersebut ditemukan dalam tumpukan sampah dan bermaksud hanya ingin merawat dan dijadikan souvenir untuk kenang-kenangan saat dirinya pulang ke Indonesia.

Wiluyo (42) warga Desa Kumpulsari Kecamatan Ngombol Purworejo Jawa Tengah ini tak menyangka, apa yang dilakukannya justru berakhir dalam jeruji penjara. Pria yang sudah 13 tahun bekerja sebagai tenaga daur ulang sampah di salah satu apartemen Taiwan ini, ditangkap jajaran Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Perak, atas kasus penyelundupan senjata api jenis pistol, model gun pb-915 9x19 milimter made by PB Corp Taiwan.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto menegaskan, bahwa pengungkapan kasus ini bermula saat pihaknya mendapat informasi dari petugas Bea Cukai Tanjung Perak, mendapati 1 koli barang PIBK (Pemberitahuan Impor Barang Khusus) asal Taiwan yang dikirim lewat ekspedisi laut, tujuan purworejo jawa tengah, disinyalir ada senjata api.

"Setelah diperiksa, ternyata didalam kardus dengan nama Wiluyo tujuan Purworejo, terdapat satu pucuk senjata api. Dari identitas pengirim, polisi langsung bergerak menuju alamat pengirim dan penerima barang, yakni atas nama Wiluyo, seorang TKI Taiwan, dan sedang pulang ke Indonesia untuk memperpanjang permintaan izin tinggal atau permit," kata AKBP Antonius Agus Rahmanto - Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Sementara it,u kepada polisi tersangka Wiluyo mengaku jika senjata api, yang ia temukan di tumpukan sampah apartemen, tanpa ada magazen dan peluru, sempat dititipkan bosnya dikirim ke Indonesia.

Atas perbuatannya, tersangka Wiluyo dijerat dengan pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang senjata api dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara.(end)




Berita Terkait

Pengedar dan Pengguna Sabu Diringkus Usai Transaksi

Jadi Kurir, Seorang Wanita Selundupkan Sabu di Dalam Kemaluan

Polisi Gagalkan Penyelundupan 200 Butir Pil Ekstasi e Kalimantan Timur Senilai Rp 160 Juta

TKI Asal Purworejo Selundupkan Senjata Api Dari Taiwan
Berita Terpopuler
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  8 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  6 jam

LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
Kesehatan  7 jam

Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
Olah Raga  5 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber