Berita Terbaru :
Kepergok Curi Motor Diwilayah Pakisaji, Warga Lowokwaru Jadi Amukan Massa
Peringati Hari Tani, Lapas Bojonegoro Gelar Pelatihan Budidaya Tanaman Hidroponik
Ribuan Warga di 18 Desa Menunda Menerima Bansos Pertanian
Dampak Pandemi Covid-19, Perusahaan Rokok Kurangi Jumlah Produksi
Selain di Ngawi, Warga Madiun Juga Jadi Korban Sasaran Peredaran Upal
Karbak TNI, Santri Mendapatkan Pelajaran Kedisiplinan dan Budidaya Udang Vaname
   

Sebelum Dibuang, Bayi Dibekap Hingga Tewas
Mataraman  Selasa, 22-10-2019 | 17:10 wib
Reporter : M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Jajaran Satreskrim Polres Magetan, berhasil mengamankan pelaku pembuangan bayi di Takeran beberapa waktu lalu. Pelaku yang merupakan kekasih tanpa ikatan resmi tersebut, mengaku membekap anaknya hingga tewas lalu dibuang.

Satuan Reserse Kriminal Polres Magetan, berhasil mengamankan pelaku pembuangan bayi di Desa Jomblang Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan, beberapa waktu lalu. Pelaku merupakan pasangan kekasih atau hubungan tanpa ikatan resmi.

Adalah Dimas (21) warga Jiwan Madiun, Di tempat kosnya di Kota Madiun. Sementara kekasihnya Dwi (21) warga Kawedanan Magetan, masih menjalani perawatan di RSUD Dokter Sayidiman Magetan, Karena masih sakit.

Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Riffai, mengatakan, pasca ditemukannya mayat bayi, penyidik Polres Magetan langsung berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit, puskesma dan bidan, hingga akhirnya menemukan titik terang, pelaku pembuangan bayi tak berdosa tersebut.
Kepada penyidik, tersangka Dimas, mengaku memang ia tidak menginginkan bayi itu hadir, karena belum ada ikatan pernikahan.  

"Proses persalinannya ditangani sendiri di kosnya, karena bayi itu sering nangis dan khawatir ketahuan, pelaku membekap bayi laki-laki tersebut hingga tak bernyawa kemudian membuangnya," ujar AKBP M. Riffai.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 80 ayat 3 undang-undang RI nomer 35 tahun 2014, tentang perlindungan anak, dengan hukuman maksimal 15 tahun penajara, atau pasal 340 kuhp, tentang pembunuhan yang direncanakan, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (yos)

Berita Terkait

Mayat Bayi di Pondok, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Sebelum Dibuang, Bayi Dibekap Hingga Tewas
Berita Terpopuler
Karbak TNI, Santri Mendapatkan Pelajaran Kedisiplinan dan Budidaya Udang Vaname
Peristiwa  6 jam

Selain di Ngawi, Warga Madiun Juga Jadi Korban Sasaran Peredaran Upal
Peristiwa  5 jam

Ribuan Warga di 18 Desa Menunda Menerima Bansos Pertanian
Peristiwa  3 jam

Dampak Pandemi Covid-19, Perusahaan Rokok Kurangi Jumlah Produksi
Ekonomi Dan Bisnis  4 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber