Berita Terbaru :
Tekan Covid 19, Tagana Bagi Handsanitizer Gratis
Surabaya Pastikan Belum Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar
Pemkot Surabaya Pastikan Masih Akan Pakai Bilik Sterilisasi
Karantina Wilayah,Warga Perumahan Bikin Bilik Sterilisasi Secara Swadaya
Sidak Dirlantas Polda Jatim, Akses Jalan Poncan dan Rungkut Menanggal Telah Dibuka
Hasil Rapid Test, Satu PDP Reaktif Virus Corona
Pemkot Mojokerto Siapkan Rumah Susun Bagi Para Pemudik
Pertimbangkan Kepentingan Masyarakat,Jalan Rungkut Menanggal-Pondok Candra Dibuka Lagi
Satlantas Polres MojokertoKota Bersama Komunitas Youtuber Membagikan 1000 Masker
Di Jawa Timur Terdapat 21 Kluster Penyebaran Covid 19
Jokowi Tegakan Tidak Bebaskan Napi Koruptor
Puluhan Wastafel Jumbo Dibagikan ke Pasar-Pasar Tradisional
Presiden Jokowi : Masyarakat Keluar Rumah Wajib Pakai Masker
Sebanyak 24 Warga Yang Kontak Fisik Dengan Orang Positif Virus Corona Diisolasi
Perawat Positif Covid 19, Pemkab Tutup Puskesmas Turi
   

Ribuan Santri Salat Minta Hujan Peringati Hari Santri
Mataraman  Selasa, 22-10-2019 | 14:07 wib
Reporter : Mohammad Asrofi, Imron Danu
Blitar pojokpitu.com, Ribuan santri dan warga Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, menggelar upacara peringatan hari santri nasional. Selain itu, masyarakat juga melaksankan salat istisqa, memohon agar hujan cepat turun.

Bertempat di Lapangan Desa Kemloko Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, ribuan santri dan warga ini melaksanakan sholat istisqa. Dengan khusyuk, masyarakat memohon agar hujan cepat turun di wilayah tersebut.

Musim kemarau yang berkepanjangan membuat warga yang mengalami krisis air bersih semakin meluas, jika sebelumnya hanya wilayah Blitar Selatan, saat ini wilayah Blitar Utara di Desa Sumberasri Kecamatan Nglegok juga mengalami kekurangan air.

Abdul Aziz, Ketua MWC NU Kecamatan Nglegok, mengatakan , shalat istisqo dan doa bersama ini merupakan bentuk ikhtiar akan membuahkan keberkahan dengan turunnya hujan untuk menuntaskan masalah kekeringan dikecamatan nglegok.

"Dalam momen ini, santri bersama warga berharap agar indonesia menjadi negara yang maju dan damai. Kita memilih kegiatan tersebut, untuk mengisi peringatan hari santri nasional 2019. Sholat istisqo dilakukan masyarakat setelah melakukan rangkaian upacara bendera," kata Adbdul Aziz.

Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar, saat ini tercatat ada 12 desa tersebar di lima kecamatan yang mengalami krisis air, yaitu Kecamatan Panggungrejo, Kecamatan Wates , Kecamatan Binangung , Kecamatan Wonotirto dan Kecamatan Nglegok. (yos)

Berita Terkait

Lima Santri Mandi di Sungai, 1 Tewas

Peringatan Hari Santri Nasional Menjadi Kunjungan Pertama Wapres ke Jatim

PC Ansor Situbondo Bersholawat Tradisi Merawat Islam Ahlussunnah Waljamaah

Tantangan Santri Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0
Berita Terpopuler
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Covid-19  10 jam

Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Covid-19  9 jam

Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di ...selanjutnya
Covid-19  10 jam

Karantina Wilayah,Warga Perumahan Bikin Bilik Sterilisasi Secara Swadaya
Metropolis  3 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber