Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Politik 

Moh Mahfud MD saat tiba di Istana Kepresidenan Jakarta. Foto Iman
Mahfud MD Sudah Menghadap Presiden Jokowi di Istana, Inilah Hasilnya
Senin, 21-10-2019 | 11:33 wib
Oleh :
Jakarta pojokpitu.com, Prof Moh Mahfud MD mengaku telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (21/10). Setelah bertemu Presiden Jokowi, pakar hukum tata negara itu memastikan diri bakal menjadi salah satu menteri di kabinet mendatang.

"Saya tidak diberi tahu menteri apa, tetapi beliau cerita problem Indonesia yang sifatnya makro. Politik, ekonomi. Agak dalam diskusi masalah pelanggaran HAM, penegkan hukum yang kurang menggigit," ujar Mahfud usai bertemu Presiden Jokowi.

Mahfud menjelaskan, Presiden Jokowi juga membahas hasil survei yang menunjukkan adanya penurunan kinerja di bidang penegakan hukum. Presiden Jokowi, kata Mahfud, juga menyinggung soal pemberantasan korupsi.

"Ada lagi soal pelanggaran HAM (hak asasi manusia, red), pemberantasan korupsi di berbagai sektor. Bapak Presiden punya data yang detail dan terukur," jelasnya.

Dari pembicaraan itulah Mahfud baru bisa menduga-duga soal posisi menteri untuknya. "Kalau dari cerita-cerita dengan presiden tadi, bisa bidang hukum, bisa politik, bisa agama juga," tambahnya.

Selain itu, Mahfud juga menjelaskan soal kemungkinan jadwal pelantikan menteri untuk kabinet mendatang. "Kalau tidak berubah dilantik besok lusa, Rabu pagi," ujar tokoh asal Madura itu.(fat/jpnn/pul)

Berita Terkait


Jokowi Tunjuk Idham Aziz Sebagai Calon Kapolri Pengganti Tito Karnavian

Dilantik Jadi Menteri, Ternyata Abdul Halim Belum Mengundurkan Diri Dari DPRD Jatim

Mereka ini yang Hilang dari Kabinet Jokowi

Keluarga Sambut Positif Pelantikan Halim Iskandar Jadi Menteri


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber