Berita Terbaru :
Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Begini Cara Santri Ngaji di Ruang Isolasi
Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Dalam Keadaan Mabuk, Sekelompok Pemuda Merusak Warung Kopi dan Aniaya Orang
Tiga Tersangka Pengedar Narkoba Diamankan Polisi
Menteri Kelautan Dan Perikanan Cabut Permen Nomer 56 Tentang Ekspor Benih Lobster
31 Kabupaten di Jawa Tmur Berpotensi Terjadi Kekeringan
Karena Diputus Pacar Terjadi Penculikan dan Penganiayaan
Maling Alat Alat Bengkel Dimassa
Tahun Ajaran Baru Akan Berlangsung Secara Virtual
Pemkab Akan Rapid Tes Seluruh Santri Gontor
Pasar Lumbung Pangan Target Menjangkau Ke 28 Kabupaten Kota di Jatim
Wakapolda Cek Perkembangan Covid 19 di Ponpes Gontor
Selama 14 Hari Terakhir Angka Kesembuhan Mencapai 2.150
JTV Mendapatkan Penghargaan dari KPID
   

Tak Terima Istrinya Menikah Dengan Pria Lain, Penghulu Dilaporkan
Hukum  Minggu, 20-10-2019 | 20:13 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Tak terima istrinya dinikahkan lagi oleh sorang penghulu, suami di Nganjuk mendatangi salah satu pengacara. Guna meminta bantuan hukum dan melaporkan seorang oknum Kepala Kantor Urusan Agama yang diduga melakukan pelanggaran atas hukum agama.

Adalah Jarwono warga Kelurahan Kartoharjo Nganjuk, mendatangi kantor pengacara Wahyu Prio Djatmiko di jalan Ahmad Yani Nganjuk. Jarwono melaporkan atas kasus dugaan pelanggaran syariat Islam yang dilakukan oleh Mashuri seorang oknum PNS Kemenag Nganjuk yang menjabat sebagai Kepala KUA Bagor yang merangkap penghulu.

Persoalan bermula saat, Jarwono menikah secara siri dengan Lilik Imayati warga Desa Bagor Kulon Kecamatan Bagor Nganjuk pada November 2018 lalu. Hingga sekarang Jarwono mengaku belum melakukan perceraian.

"Bahkan kami sepakat akan melangsungkan pernikahan secara legal di KUA, dan sudah mengurus surat surat pernikahan di tingkat kelurahan dan desa," terang Jarwono.

Namun secara tiba tiba, Lilik ingin menikah lagi dengan pria lain. Jarwono sempat mengingatkan Lilik, dan memberitahukan statusnya yang masih menikah. Namun Lilik tetap melangsungkan pernikahan dengan pria lain secara resmi melalui penghulu di KUA pada 3 oktober 2019.

"Pihak kepala desa dan penghulu tetap menikahkan Lilik dengan pria lain, tanpa bertanya status perceraian dengan saya," kata Jarwono.

Tak terima dengan kasus ini, Jarwono melapor ke pihak polisi dengan didampingi pengacara. Agara pihak yang menikahkan Lilik mendapatkan sanksi seberat beratnya. Serta pihak Pengadilan Agama membatalkan pernikahan antara Lilik dengan Jazuli pria lain yang dimaksud.

Sementara menurut Wahyu Prio Djatmiko, kuasa hukum jarwono, pernikahan secara siri atau secara hukum agama adalah sah. "Atas kasus pernikahan itu, oknum penghulu dianggap melanggar undang undang No 1 tahun 1974, dan harus dikenai sangsi, Serta meminta Kemenag Ri untuk membatalkan status pernikahan Lilik dengan Jazuli," kata Wahyu. (pul)


Berita Terkait

Simulasi Wedding New Normal, Sejumlah Tradisi Dialihkan Untuk Cegah Penularan Covid-19

Segera Menikah, Aurel Dapat Wejangan dari Pak De

Pengantin Bahagia Meski Harus Menikah di Posko Covid 19

Pernikahan Tanggal Cantik, Dengan Iring Iringan Unik
Berita Terpopuler
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  10 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  10 jam

Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  11 jam

Strategi Tabung Haji Dan Umroh Ringankan Beban Jamaah Saat Pandemi COVID-19
Ekonomi Dan Bisnis  8 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber