Berita Terbaru :
Disangka Akan Jual Bayi, Seorang Pria Bertato Diamankan Polisi
Korban Begal Dibacok, Sepeda Motor Dirampas di Lumajang
Warga Nganjuk Kembalikan Beras Bantuan Covid Tak Layak Konsumsi
Kecelakaan Mobil Vs Motor, 2 Orang Terluka
Terpleset Saat Loncat ke Perahu, Nelayan Panarukan Tenggelam
Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Polri Beri Dispensasi Perpanjangan SIM Dampak Covid 19
BKD Jatim Angkat Bicara Terkait Pelantikan Kepala Sekolah
Ratusan Petugas Check Point Penyekatan Ikut Rapid Test
Pemprov Jatim Kembangkan Terapi Plasma Untuk Pasien Covid 19 Dengan Gejala Berat
Terdapat 7 Pasien Gangguan Jiwa RSJ Menur Terpapar Covid 19
Terdapat 130 Kasus Anak Positif Covid 19 di Jatim
Polres Malang Kembali Membuat Kampung Tangguh di Kawasan Kepanjen
Jelang New Normal, Penjual Masker Raup Omset Jutaan Rupiah Tiap Harinya
Uji Coba New Normal, Tempat Layanan Publik Dan Pariwisata Jadi Sasaran
   

PB Djarum Cari Bibit Pemain Kelas Dunia di Surabaya
Olah Raga  Minggu, 20-10-2019 | 11:46 wib
Reporter : Ambari Taufiq
Tim pencari bakar audisi Umum beasiswa bulutangkis 2019
Surabaya pojokpitu.com, Pencarian bibit pebulutangkis berbakat dalam rangkaian Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 kembali digelar. Setelah sukses mengggelar di Bandung, Jawa Barat, dan Purwokerto, Jawa Tengah, proses seleksi diselenggarakan di kota pahlawan Surabaya, pada Minggu, 20 Oktober hingga Selasa, 2 Oktober 2019 di GOR Sudirman.

Berbeda dengan tahun lalu, Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 difokuskan pada dua kelompok usia yakni U-11 (di bawah usia 11 tahun) dan U-13 (di bawah usia 13 tahun) baik putra dan putri.

Dengan fokus pada dua kategori ini, PB Djarum berharap bisa  maksimal mengasah bakat dan mental para atlet sejak dini.Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengatakan Audisi Umum kembali digelar di Surabaya karena kota bergelar Kota Pahlawan ini banyak melahirkan pahlawan bulutangkis bagi Indonesia.

Sebut saja nama- nama seperti Rudy Hartono yang sukses mempersembahkan gelar juara All England sebanyak delapan kali serta Alan Budikusuma yang berhasil meraih medali emas di ajang Olimpiade Barcelona pada tahun 1992.

"Wilayah Surabaya dan Jawa Timur merupakan lumbung bibit pebulutangkis yang berkualitas yang sudah terbukti di level dunia. Untuk itu, kami kembali lagi ke Surabaya demi menemukan pahlawan bulutangkis baru bagi Indonesia di masa mendatang." ungkap Yoppy Rosimin di sela jumpa pers yang digelar di Hotel Alimar, Surabaya, Sabtu (19/10/2019).

Tak hanya dalam lingkup kota Surabaya, secara umum provinsi Jawa Timur juga telah banyak melahirkan pebulutangkis berkelas dunia. Salah satunya ialah Kevin Sanjaya Sukamuljo yang saat ini berada di peringkat pertama ganda putra dunia. Pria kelahiran Banyuwangi ini merupakan jebolan Audisi Umum di tahun 2007.

Sementara, di level junior ada nama Febriana Dwipuji Kusuma. Dara kelahiran Jember ini baru saja meraih medali perak dalam turnamen World Junior Championships 2019.

Di ajang tersebut pula, Febriana menjadi sosok yang mengunci kemenangan Tim beregu U-19 Indonesia atas Tiongkok sehingga untuk pertama kalinya Skuad Merah Putih berhasil merengkuh Piala Suhandinata yang sudah dirindukan selama 17 tahu

Ketua Tim Pencari Bakat, Christian Hadinata, mengatakan proses Audisi Umum di Surabaya akan dipantau langsung oleh Tim Pencari Bakat yang berisikan legenda bulutangkis dan juga pelatih PB Djarum. Selain Christian, tim ini diisi oleh Sigit Budiarto, Hastomo Arbi, Luluk Hadiyanto, Alvent Yulianto, Denny Kantono, Fung Permadi, Lilyana Natsir, Engga Setiawan, Yudha Wiratama, Reni, Juniar Setioko Tenggono, Ronald Sanduan dan Imam Tohari.

"Tim Pencari Bakat akan menjadi mata dan telinga PB Djarum dalam menemukan bibit berkualitas pada Audisi Umum yang digelar selama tiga hari di Surabaya ini. Mereka akan terjun langsung memantau bakat istimewa para peserta baik dari segi teknik, skill hingga postur tubuh. Tapi, bila ada pemain yang memiliki bakat istimewa lainnya, kami juga membuka pintu untuk bergabung dan berlatih sebagai atlet PB Djarum" papar Christian.

Selain menilai bakat para pebulutangkis muda, Christian menyakini kehadiran Tim Pencari Bakat akan memotivasi dan memberikan inspirasi bagi para peserta untuk memberikan yang terbaik saat menjalani Audisi Umum. 
"Kehadiran para legenda bulutangkis di Audisi Umum, akan memberikan pengalaman dan motivasi yang tak ternilai bagi anak-anak yang mencintai bulutangkis" tuturnya.

Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 dapat diikuti oleh atlet putra dan putri berkewarganegaraan Indonesia dengan kategori U11 (berusia 6-10), U13 (untuk peserta dengan umur 11-12 tahun). Audisi akan dilakukan dalam bentuk kompetisi dengan sistem gugur.(pul)




Berita Terkait

PB Djarum Cari Bibit Pemain Kelas Dunia di Surabaya
Berita Terpopuler
Rapid Tes di Warkop, Seorang Pengunjung Dinyatakan Reaktif
Kesehatan  14 jam

Usai Lebaran Harga Bawang Merah Capai Rp 41 Ribu
Ekonomi Dan Bisnis  12 jam

Bursa Transfer: Pogba ke Juventus, Eks Pelatih Milan ke MU
Sepak Bola  13 jam

Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Metropolis  1 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber