Berita Terbaru :
Data Terbaru Kasus Covid 19 Masih Ada Tambahan 479 Orang
Wisatawan Dipinggir Jalan Pacet Cangar Dibubarkan Petugas
Tidak Pernah Putus Asa, 17 Tahun Kiai Ini Berdakwah Tanpa Jemaah
Selama Lebaran Terminal Bayuangga Lumpuh
Jumlah Kasus Positif Covid 19 Ponorogo 24 Orang, Yang 8 Sudah Sembuh
Warga Binaan Lapas Wanita Silaturahmi Secara Virtual
Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Warga Serbu Amplop Lebaran Yang Dipasang di Pagar Rumah
Jamaah Thoriqah Syatariyah Shalat Ied Hari Ini
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Tanpa Vaksin, Dokter Tiongkok Temukan Cara Baru Obati Pasien Covid-19
Rumah Via Vallen Didatangi Mobil Puskesmas dan Polisi
Lebaran Tim Medis Dan Pasien Covid 19, Sampaikan Pesan Protokol Kesehatan
Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
PSBB Tahap 2 Surabaya Raya Akan Berakhir, Namun Pertambahan Covid 19 Masih Tinggi
   

Depresi Suami Meninggal Dunia, Ibu Ajak Anak Panjat Patung Bung Karno 7 Meter
Mataraman  Sabtu, 19-10-2019 | 16:25 wib
Reporter : Mohammad Asrofi, Imron Danu
Blitar pojokpitu.com, Depresi suaminya meninggal duania, seorang warga asal Malang berusaha bunuh diri dengan memanjat patung bung karno setinggi 7 meter di Kota Blitar. Pelaku melakukan aksinya dengan membawa anak yang masih berusia 5 tahun.

Anggota kepolisian Polsek Sananwetan Kota Blitar mengamankan Lilik Nurchamidah, warga Sumberpucung Kabupaten Malang, setelah nekat memanjat patung bung karno setinggi 7 meter, yang berada di Simpang Tiga Herlingga Kota Blitar. Wanita ini berusaha mengahiri hidupnya dengan mengajak anaknya yang masih berusia 5 tahun.

Menurut Ajis, warga, mengatakan, sebelum memanjat patung bung karno warga sekitar melihat wanita-wanita ini tampak mondar-mandir di sekitar patung dengan membawa anaknya. 

"Kemudian Lilik mencium patung kaki bung karno sambil berteriak-teriak sedangkan sang anak terus menangis di bawah patung melihat ibunya yang berada di atas," kata Ajis.

AKBP Didit Prihantoro, Kapolsek Sananwetan, mengatakan, berdasarkan keterangan keluarganya, pelaku telah mengalami depresi sejak suaminya meninggal sekitar setahun lalu. 

"Kejiwaan Lilik tidak stabil, terkadang Lilik terlihat seperti orang normal dan terkadang seperti orang linglung yang suka keluyuran ke luar rumah," kata AKBP Didit Prihantoro.

Setelah diamanan di Mapolsek Sanan Wetan Kota Blitar, saat ini Lilik bersama anaknya dikembalikan kepada keluarganya. (yos)





Berita Terkait

Depresi Suami Meninggal Dunia, Ibu Ajak Anak Panjat Patung Bung Karno 7 Meter

Depresi, Seorang Pemuda Panjat Tower Telekomunikasi

Diduga Depresi, Ibu Muda Nekat Panjat Tower
Berita Terpopuler
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Covid-19  4 jam

Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Peristiwa  6 jam

Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Peristiwa  2 jam

Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  17 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber