Berita Terbaru :
Pemkot Janji Segera Lunasi Anggaran Pilkada Surabaya
15 Hektar Tanaman Jagung Diserang Hama Ulat
Gus Ipul Masih Perlu Waktu untuk Menjawab Soal Maju Pilkada Kota Pasuruan
Surabaya Turun Status Jadi Zona Oranye
Diduga Kurang Hati - Hati , Pria Tak Dikenal Tabrak kereta
Pengambilan Paksa Jenazah Diduga Covid-19 Terjadi Lagi
Happy Ending, Pemkot Akhirnya Perbolehkan Pekerja Seni Kembali Tampil
Susah Sinyal, Guru dan Siswa Belajar Jarak Jauh Lewat HT
Pertahankan Tanah Suaminya, Istri Salim Kancil Diperiksa Polda Jatim
Polisi Rekrut Puluhan Sopir Angkot Untuk Kampanyekan Protokol Kesehatan Kepada Penumpang
Sampai 10 Agustus Ini, Pembayaran Wajib Pajak Sudah Mencapai Rp 1 Triliun Lebih
Era Normal Life Wajib Lakukan Protokol Kesehatan di Wisata Coba Jahe
KPU Pastikan PMI Tetap Masuk Dalam Daftar Pemilih
Pandemi Covid 19, BKKBN dan Komisi IX DPR RI Kampanye KB
Ternyata Tanah Negara di PPU Maospati Diperjualbelikan
   

Depresi Suami Meninggal Dunia, Ibu Ajak Anak Panjat Patung Bung Karno 7 Meter
Mataraman  Sabtu, 19-10-2019 | 16:25 wib
Reporter : Mohammad Asrofi, Imron Danu
Blitar pojokpitu.com, Depresi suaminya meninggal duania, seorang warga asal Malang berusaha bunuh diri dengan memanjat patung bung karno setinggi 7 meter di Kota Blitar. Pelaku melakukan aksinya dengan membawa anak yang masih berusia 5 tahun.

Anggota kepolisian Polsek Sananwetan Kota Blitar mengamankan Lilik Nurchamidah, warga Sumberpucung Kabupaten Malang, setelah nekat memanjat patung bung karno setinggi 7 meter, yang berada di Simpang Tiga Herlingga Kota Blitar. Wanita ini berusaha mengahiri hidupnya dengan mengajak anaknya yang masih berusia 5 tahun.

Menurut Ajis, warga, mengatakan, sebelum memanjat patung bung karno warga sekitar melihat wanita-wanita ini tampak mondar-mandir di sekitar patung dengan membawa anaknya. 

"Kemudian Lilik mencium patung kaki bung karno sambil berteriak-teriak sedangkan sang anak terus menangis di bawah patung melihat ibunya yang berada di atas," kata Ajis.

AKBP Didit Prihantoro, Kapolsek Sananwetan, mengatakan, berdasarkan keterangan keluarganya, pelaku telah mengalami depresi sejak suaminya meninggal sekitar setahun lalu. 

"Kejiwaan Lilik tidak stabil, terkadang Lilik terlihat seperti orang normal dan terkadang seperti orang linglung yang suka keluyuran ke luar rumah," kata AKBP Didit Prihantoro.

Setelah diamanan di Mapolsek Sanan Wetan Kota Blitar, saat ini Lilik bersama anaknya dikembalikan kepada keluarganya. (yos)





Berita Terkait

Depresi Suami Meninggal Dunia, Ibu Ajak Anak Panjat Patung Bung Karno 7 Meter

Depresi, Seorang Pemuda Panjat Tower Telekomunikasi

Diduga Depresi, Ibu Muda Nekat Panjat Tower
Berita Terpopuler
Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  21 jam

Merah Putih Tegak Berkibar di Mabar
Peristiwa  6 jam

Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Covid-19  9 jam

Polisi Malang Ungkap Penjualan Motor Leasing
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber