Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Tak Kebagian Air Sarangan, Tanaman Sayuran Mati
Jum'at, 18-10-2019 | 02:10 wib
Oleh : M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Meskipun pintu air Telaga Sarangan Magetan sudah dibuka, akan tetapi tidak semua petani bisa menikmatinya. Para petani di Desa Buluharjo, masih belum mendapatkan air sehingga tanaman mereka layu dan mati atau gagal panen.

Seperti yang dialami salah satu petani sayur desa setempat, Supanji. Ia mengaku, sudah satu bulan lebih tanaman kubis miliknya tidak bisa diairi. Meskipun pintu air telaga sarangan sudah dibuka, akan tetapi aliran air itu tidak sampai ke sawah miliknya.

Akibatnya tanaman kubis yang hampir panen ini layu, bahkan sebagian sudah mengering. Baru tahun ini pengalaman pahit ini ia alami. Karena tahun-tahun sebelumnya air dari sarangan masih mencukupi.

"Saya hanya bisa pasrah karena tidak ada cara lagi mendapatkan air. Belum lagi hama ulat yang menyerang," kata Supanji.

Sebelumnya Selasa siang kemarin, pintu air telaga sarangan dibuka setelah mendapat protes dari petani di kecamatan plaosan magetan.

Namun BBWS Bengawan Solo, hanya membuka pintu air selama tujuh hari. Itupun hanya 300 liter perdetik, untuk malam hari dan 200 liter pedetik untuk malam hari. (yos)

Berita Terkait


Air PDAM Tak Mengalir, Warga Kirisis Air Bersih

Terdampak Krisis Air, Puluhan Siswa SMA Menumpang Mandi di Sekolah

Sumber Mengering, Warga Terpaksa Konsumsi Air Keruh

Debit Air Danau Klakah Lumajang Menyusut Tiga Meter


220 Hektar Lahan Padi Petani Gagal Panen Karena Kekeringan

Kekeringan, Yonarmed 12 Kirim Air Bersih

Bencana Tahunan Melanda Jatim, Yakni Kekeringan dan Kebakaran Hutan

Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan Siap Bantu Atasi Kekeringan

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber