Berita Terbaru :
Solidaritas Lawan Corona Dengan Bantu APD
Tekan Covid 19, Tagana Bagi Handsanitizer Gratis
Surabaya Pastikan Belum Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar
Pemkot Surabaya Pastikan Masih Akan Pakai Bilik Sterilisasi
Karantina Wilayah,Warga Perumahan Bikin Bilik Sterilisasi Secara Swadaya
Sidak Dirlantas Polda Jatim, Akses Jalan Poncan dan Rungkut Menanggal Telah Dibuka
Hasil Rapid Test, Satu PDP Reaktif Virus Corona
Pemkot Mojokerto Siapkan Rumah Susun Bagi Para Pemudik
Pertimbangkan Kepentingan Masyarakat,Jalan Rungkut Menanggal-Pondok Candra Dibuka Lagi
Satlantas Polres MojokertoKota Bersama Komunitas Youtuber Membagikan 1000 Masker
Di Jawa Timur Terdapat 21 Kluster Penyebaran Covid 19
Jokowi Tegakan Tidak Bebaskan Napi Koruptor
Puluhan Wastafel Jumbo Dibagikan ke Pasar-Pasar Tradisional
Presiden Jokowi : Masyarakat Keluar Rumah Wajib Pakai Masker
Sebanyak 24 Warga Yang Kontak Fisik Dengan Orang Positif Virus Corona Diisolasi
   

Alap-Alap Curanmor Puluhan TKP Ditembak Tim Buser Polres Malang
Malang Raya  Jum'at, 18-10-2019 | 00:05 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Ke-4 pelaku kerap menyasar motor yang terparkir di halaman atau teras rumah dengan sarana kunci T. pelaku dihadiahi timah panas petugas dikakinya lantaran melawan saat dilakukan penangkapan. Foto: Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Alap-alap pelaku pencurian sepeda motor yang meresahkan warga Kabupaten Malang, harus tumbang ditangan Tim Gabungan Satreskrim Polsek Gondanglegi dan Tim Buser Polres Malang.

Ke-4 pelaku Curanmor harus dihadiahi timah panas petugas karena melawan ketika dilakukan penangkapan. Mereka Edi Yulianto alias Bebek (32) warga asli Nganjuk yang tinggal Disepanjang, Kecamatan Gondanglegi, serta Rama Andika (22), Faisal alias Gendut (20) dan Mas Had (25) semuanya warga Desa Polaman, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

Rata-rata sasaran pelaku motor yang terparkir di teras rumah dan melakukan aksi saat maghrib. Pelaku mampu mencuri dengan cara merusak kunci dalam hitungan detik. Kemudian langsung membawa motor ke wilayah Lumajang.

Menurut AKP Agus Siswo Hariadi, Kapolsek Gondanglegi, peran utama aksi pencurian motor, Edi Yulianto alias Bebek. EDI memiliki jaringan di tiap kecamatan, dan juga mesin khusus untuk merusak nomor rangka dan nomor mesin hasil curian. "Motor yang sudah dicuri dijual di wilayah Lumajang dengan harga kisaran Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta sesuai kondisi motor," kata AKP Agus Siswo Hariadi.

Penangkapan pelaku saat mereka menjual motor hasil kejahatan di wilayah piket 0 dengan harga Rp 1,8 juta. Dari situ polisi langsung meringkus satu persatu dan harus dihadiahi timah panas karena melawan.
 
Untuk sementara, 6 sepeda motor sarana untuk curanmor ikut diamankan. Polisi masih memburu para DPO yang sudah dikantongi identitasnya.
Dan atas perbuatannya, para pelaku diganjar dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman hukumannya hingga 7 tahun penjara. (pul)

Berita Terkait

Pencuri Bersajam Bawa Kabur Sepeda Motor Usai Satroni Kampung

Dua Residivis Maling Motor dan Penadah Diringkus

Sepuluh Kali Beraksi Polisi Berhasil Menangkap Pelakunya

Tak Punya Uang Untuk Bayar Hutang, Kakek Nekat Curi Motor Tetangganya
Berita Terpopuler
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Covid-19  11 jam

Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Covid-19  10 jam

Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di ...selanjutnya
Covid-19  11 jam

Banjir Kiriman Rendam Puluhan Lapak Pedagang Pasar
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber