Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Kemarau panjang di wilayah madiun telah mengakibatkan sebanyak 220 hektar tanaman padi puso. Foto Tova Pradana
220 Hektar Lahan Padi Petani Gagal Panen Karena Kekeringan
Kamis, 17-10-2019 | 21:21 wib
Oleh : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Kemarau panjang begitu menyengat. Tak hanya menyegat penduduk di Kabupaten Madiun, kemarau juga mengakibatkan ratusan hektar tanaman padi petani mati atau gagal panen.

Dinas Pertanian Kabupaten Madiun mencatat, bulan Agustus lalu terjadi gagal penen karena kekeringan sebanyak 220 hektar.  "Dipastikan akhir bulan ini kasus gagal panen akibat kekeringan bakal terus meluas tembus sebanyak 300 hektar lebih," kata Sumanto, Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Madiun.

Faktor utamanya cuaca terik. Berkali kali Dinas Pertanian telah memberikan solusi dengan pola tanam. Yakni tanam padi ke palawija. Namun tidak semua solusi itu dilakukan oleh petani, sehingga mengakibatkan kerugian besar.

"Tahun ini diakui musim kemarau terlalu panjang. Sehingga ketersediaan air permukaan terus berkurang," tambah Sumanto. (pul)



Berita Terkait


Diserang Hama Tikus, Petani Salak Gagal Panen

Lebih Dari 4 Ribu Hektar Tanaman Padi Gagal Panen Akibat Embung Kering

60 Persen Petani Sayur Terancam Gagal Panen

220 Hektar Lahan Padi Petani Gagal Panen Karena Kekeringan


220 Hektar Lahan Padi Petani Gagal Panen Karena Kekeringan

Gagal Panen, Petani Bangkalan Beralih Profesi Jual Pakan Ternak

Waduk Kering, Puluhan Hektar Tanaman Kacang Hijau Gagal Panen

Diserang Hama Tikus, Ratusan Hektar Jagung Terancam Gagal Panen

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber