Berita Terbaru :
Mangkir Jaga Check Poin, PNS Nyabu Ditangkap
Setan Sembunyi
Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Tukang Sablon Pakai Ganja Selama Empat Tahun Jalani Persidangan Online
Ratusan Warga Arak Pasien Covid Sembuh Keliling Kampung
Populer di Play Store, Aplikasi Anti-China Sudah Dihapus Google
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Penjualan Moge Anjlok, Triumph Rumahkan 400 Karyawan
Amankah Makan di Luar Rumah Saat Pandemi Corona?
Total 1.300 Calon Jamaah Haji Asal Tuban Gagal Berangkat
Miliki Bondet, Seorang Pria Lumajang Ditangkap Polisi
Mimos, Robot Tanaman Canggih Ala Jepang Karya Siswa SMK
Di Tengah Pendemi Covid 19, Warga Turi Bersyukur Terima Sertifikat Gratis
Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa
Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri
   

Dimas Kanjeng Kembali Diadili Kasus Tipu Gelap
Hukum  Rabu, 16-10-2019 | 22:54 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Taat Pribadi alias Dimas Kanjeng seolah tak bisa lepas dari jerat hukum. Usai divonis 21 tahun atas perkara sebelumnya, kali ini Dimas Kanjeng diadili atas perkara tipu gelap. Berbeda dengan tiga sidang sebelumnya, Dimas Kanjeng tak didampingi pengacara.

Dimas Kanjeng kembali diadili di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu sore. Dalam persidangan di ruang cakra, Dimas Kanjeng diadili atas perkara tipu gelap terhadap korban Hajjah Najmiah di tahun 2013 dan 2015. 

Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa Nizar dari Kejati Jatim, perkara ini berawal dari perkenalan Dimas Kanjeng dengan Hajjah Najmiah di Padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo. Ketika itu, Hajjah Najmiah meminta doa agar lancar dalam pencalonan sebagai Walikota Makassar. 

Saat itu, Dimas Kanjeng memperagakan cara mendatangkan uang di depan Hajjah Najmiah. Melihat Dimas Kanjeng mampu mendatangkan uang, Hajjah Najmiah lalu memberi mahar Rp 13 miliar. 

Atas perbuatannya, Dimas Kanjeng didakwa melanggar pasal 378 KUHP tentang penipuan. Atas dakwaan ini, Dimas Kanjeng yang tak didampingi pengacara, tak mengajukan eksepsi atau nota keberatan. 

Sekedar diketahui, perkara ini merupakan yang keempat kalinya dijalani Dimas Kanjeng. Di perkara pertama, Dimas Kanjeng divonis 18 tahun penjara atas kasus pembunuhan. Sementara di perkara kedua,  divonis 3 tahun penjara dalam kasus tipu gelap. 

Sedangkan di perkara ketiga, yang juga tipu gelap, Dimas Kanjeng divonis nihil oleh hakim Pengadilan Negeri Surabaya. Hal ini dikarenakan Dimas Kanjeng sudah tidak bisa dijatuhi hukuman mengingat telah dijatuhi vonis 21 tahun penjara, sesuai dengan pasal 71 KUHP dan pasal 12 ayat 4 KUHP. (end)

Berita Terkait

Dimas Kanjeng Kembali Diadili Kasus Tipu Gelap

Tipu Santrinya Rp 10 Miliar, Dimas Kanjeng Divonis Nihil

Sudah Divonis 21 Tahun, Dimas Kanjeng Dituntut Lagi 4 Tahun Bui

Dimas Kanjeng Akui Terima Uang Rp 13 Miliar
Berita Terpopuler
Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri
Peristiwa  11 jam

Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa
Peristiwa  10 jam

Mimos, Robot Tanaman Canggih Ala Jepang Karya Siswa SMK
Teknologi  8 jam

Miliki Bondet, Seorang Pria Lumajang Ditangkap Polisi
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber