Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Pendidikan 

Digaji Rp. 50 Ribu - Rp. 350 Ribu Tiap Bulan, Guru Honorer Menangis
Rabu, 16-10-2019 | 17:31 wib
Oleh : Moh. Hasan
Berita Video : Digaji Rp. 50 Ribu - Rp. 350 Ribu Tiap Bulan, Guru Honorer Menangis
Pamekasan pojokpitu.com, Ratusan guru honorer non kategori Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mendatangi kantor Bupati Pamekasan. Para guru honorer meminta kepada pemerintah untuk diperhatikan terkait kesejehteraan dan kejelasan status.

Ratusan guru yang yang mengatasnamakan Forum Guru Honorer (FGH) Non Kategori di lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pamekasan, Madura, Jawa Tmur, Rabu siang mendatangi kantor Bupati Pamekasan.

Mereka meminta kesejahteraan diperhatikan karena menurut pengakuannya, yang mereka terima tidak sebanding dengan perjuangan pengabdian yang mereka jalani.

Mereka juga meminta diterbitkan surat keputusan (SK) pengangkatan dari Dinas Pendidikan. Penerbitan SK itu bukan menuntut untuk diangkat menjadi PNS, melainkan sebagai syarat untuk mengikuti pendidikan profesi guru (PPG) dan juga diminta bisa menerbitkan jaminan sosial.

Salah satu honorer SDN di lingkungan Pamekasan, Nur Ismi menyampaikan, jeritan hatinya sambil menangis di depan Wakil Bupati Pamekasan dan pejabat lainnya di ruangan Pemkab Pamekasan.

Guru yang sudah 15 tahun mengajar ini mengaku digaji mulai Rp. 50 sampai Rp 350 ribu per bulan masuk setiap hari dari Senin sampai Sabtu. Ia mengaku tidak cukup untuk keperluan setiap hari.

Ia juga pernah mengadu ke pihak sekolah agar gajinya dinaikkan, namun pihak sekolah tidak bisa menaikkan, lantaran Bantuan Operasi Sekolah (BOS) tidak bisa menganggarkan lebih dari itu. Demikian dikatakan Nur Ismi, guru honorer non kategori.

Sementara Wakil Bupati Pamekasan, Rajae mengatakan akan  menampung semua keluhan dari guru honorer non kategori. Pihaknya akan mengkaji secara mendalam.

Lebih lanjut, terkait dengan kesejahteraan tenaga honorer, pihaknya akan secepat mungkin mengkaji. "Kami sudah melakukan inventarisasi semua jenjang sekolah di lingkungan Kabupaten Pamekasan, kemudian nanti akan mengukur dengan beban APBD Pamekasan," tutur Rajae.

Setelah melakuan audiensi dan mendengar penjelasan Wakil Bupati Pamekasan bersama pejabat lainnya, ratusan guru honorer Pamekasan ini langsung membubarkan diri.(end/vd:yan)

Berita Terkait


Digaji Rp. 50 Ribu - Rp. 350 Ribu Tiap Bulan, Guru Honorer Menangis

Hearing DPRD, Guru Honorer Dijanjikan Kenaikan Honor

Puluhan Guru Honorer K1 Kabupaten Nganjuk Minta Kejelasan Status PNS

Merasa Nasibnya Terancam, Ratusan Guru Honorer Wadul ke Dewan


Ini Alasan Pelaku Memutilasi Penggal kepala Guru Honorer di Blitar

Guru Honorer K 2 Deklarasi Dukungan Jokowi-Amin Sepi dan Banyak Kusi Kosong

Dugaan Sementara, Pembunuhan Guru Honorer Itu Bermotif Hubungan Asmara

Sungguh Tega..Oknum Guru Honorer Cabuli Muridnya

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber