Berita Terbaru :
Calon Penumpang Pewasawat Keluhkan Tingginya Biaya Rapid Test di Bandara Juanda Surabaya
Pendistribusian Bansos Pangan BPNT Diperketat
Temuan Beras Apek dan Berkutu Semakin Meluas
Terlalu Mendadak, Siswa Bingung Tes Rapid
Peserta SBMPTN Mengaku Kecewa Mendapat Informasi Wajib Tes Covid-19 Mendadak
Bagi Masker Kampanyekan Jatim Bermasker
Gugus Tugas Covid Jatim Dapat Support Obat Avigan Dari IHC
Pemkot Akan Gratiskan Tes Covid-19 Bagi Peserta UTBK yang Tidak Mampu
Pencoblosan Dimodifikasi Menyesuaikan Protokol Kesehatan
Peserta KIP dan KTP Surabaya Bisa Tes Rapid Gratis
Ratusan Demo Driver Tuntut Rapid Tes Gratis
Kampus Siapkan Ruang UTBK Dengan Protokol Kesehatan
Jamaah Mukimin Asal Jatim di Arab Saudi Akan Melaksanakan Haji Tahun 2020
Tim BPCB Trowulan Identifikasi Temuan Cagar Budaya 2 Arca Kala
Jalan Ditarik Biaya Portal, Bupati Terlibat Cekcok
   

Cinta Ditolak, Pemuda Ini Nekat Lakukan Penistaan Agama
Metropolis  Rabu, 16-10-2019 | 13:19 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Aksi pemuda OAS (36) berhasil diungkap, sebab perbuatannya dilatarbelakangi sakit hati terhadap kekasihnya. Foto Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Satuan Reserse Kriminal, Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap seorang pemuda yang melakukan ujaran kebencian di media sosial facebook.

Tersangka OAS (36) terpaksa berurusan dengan polisi. Warga Sukolilo Surabaya diamankan atas kasus ujaran kebencian di media sosial facebook. Dalam unggahan di akun miliknya, OAS merekayasa gambar menggunakan foto seorang perempuan mantan kekasihnya. Kemudian digunakan memposting kata - kata dan kalimat bernada provokatif, melakukan penistaan agama tertentu.

Menurut AKBP Sudamiran Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, kasus berhasil diungkap setelah unggahannya mendapat reaksi dan laporan dari warganet. "Justru mengejutkan, pelaku OAS mengaku perbuatan tersebut dilakukannya karena sakit hati dan ingin menjatuhkan nama baik mantan kekasihnya," kata AKBP Sudamiran.

Akibat perbuatannya, tersangka OAS dijerat undang-undang RI tentang informasi dan transaksi elektronik dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. (pul)

Berita Terkait

Cinta Ditolak, Pemuda Ini Nekat Lakukan Penistaan Agama

Duh..Terdakwa Penistaan Agama Dikroyok FPI Selesai Sidang

KH Misbahul Apresiasi Polisi Tangkap Pelaku Penistaan Agama

Bela Ahok, Wakil Ketua MUI Terancam Dipecat
Berita Terpopuler
Masuk Bui, Mantan Kades Sumber Salak Tersangka Korupsi Dana Desa
Hukum  7 jam

Batasi Aktifitas, Tiga Ruas Jalan Nanti Malam Kembali Ditutup
Metropolis  3 jam

Diduga Depresi, Suharti Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur
Malang Raya  8 jam

DPRD Jatim Dorong Tambahan Insentif Nakes
Politik  19 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber