Berita Terbaru :
Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Harga Empon-Empon Anjlok di Pasar Tradisional
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
   

Harga Garam Anjlok, Perkilogram Hanya Rp 200
Ekonomi Dan Bisnis  Rabu, 16-10-2019 | 00:07 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Memasuki puncak musim kemarau harga garam di Kabupaten Tuban, anljok. Harga garam ditingkatan petani biasanya dijual antara Rp 1000 hingga Rp 1.500 perkilogramnya. Namun, memasuki musim panen raya ini, harga anjlok hingga menyentuh harga Rp 200 saja perkilogramnya.

Memasuki puncak musim kemarau, para petani garam di Desa Pliwetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, sibuk memanen garam. Saat ini, merupakan musim panen raya garam di desa setempat.

Pada musim panen kali ini, kualitas garam yang dihasilkan para petani setempat dinilai bagus, lantaran kondisi cuaca yang mendukung.

Dalam satu petak, para petani bisa memanen hingga 1 ton garam. Dibandingkan hari biasa yang hanya menghasilkan 8 kwintal garam perpetaknya.

Akhwan, petani, mengatakan, musim panen kali ini tak seperti yang diharapkan para petani garam. Pasalnya, harga garam anjlok hingga menyentuh harga Rp 200 perkilogramnya.

"Padahal pada musim panen sebelumnya, harga garam dikisaran harga Rp 1000 hingga Rp 1500 perkilogramnya," kata Akhwan.

Sementara itu, menurut para pengepul garam, Agus Widodo, harga garam jatuh karena pengaruh stok melimpah dari panen raya. Bahkan, ditingkatan pengepul stok panen tahun lalu masih tersimpan digudang, lantaran belum terjual.

Selain itu, jumlah garam yang masuk ke gudang dengan garam yang keluar gudang tak sebanding. Dalam sehari, rata-rata para pengepul menerima garam dari petani sebanyak 5 ton, sedangkan garam yang keluar hanya 1 ton saja.

Sedangkan harga garam di kalangan pengepul rata-rata Rp 550 rupiah perkilogram. Padahal normalnya Rp 700  perkilogramnya.

"Kita pengepul garam berharap pemerintah bisa membuat program tersendiri untuk menampung stok garam dari para petani, sehingga harga tidak terlalu jatuh," ujar Agus.

Atas kondisi ini, para petani hanya bisa pasrah dan berharap pemerintah segera turun tangan memberikan solusi atas persoalan ini. (yos)

Berita Terkait

Harga Garam Anjlok, Perkilogram Hanya Rp 200

Harga Anjlok, Petani Garam Diupah Rendah

Pemerintah Diminta Segera Stabilkan Harga Garam Konsumsi

Komisi B DPRD Jatim Mendesak Penyelesaian Harga Garam Rakyat
Berita Terpopuler
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
Malang Raya  3 jam

Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Malang Raya  38 menit



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber