Berita Terbaru :
Pengunjung Cafe Hingga Kelompok Pemotor Terjaring Razia Jam Malam
Satgas OJK Temukan 105 Fintech Pinjaman Online Ilegal
Simulasi Wedding New Normal, Sejumlah Tradisi Dialihkan Untuk Cegah Penularan Covid-19
Matsani, Dari Supir Pribadi Menjadi Pengusaha Barbershop
Taksi Laut Tetap Eksis Sejak Tahun 1960
Pandemi Covid-19 Sejumlah Desa Area Sumber Mata Air Imbulan Alami Kekeringan
Pemerintah Tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila
KAI Daop 8 Surabaya Kembali Operasikan KA Rute Surabaya-Jakarta
Jawa Timur Kembali Dapatkan Bantuan Obat Avigan
Nekat Curi Hape Dagangan, Karyawan Konter Plasa Marina Ditangkap
Cendikiawan NU Dukung Kementan Kembangkan Antivirus Eucalyptus
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Mo Salah Memang Berhati Mulia, Ini Sedekah Terbarunya setelah Liverpool Juara
Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
46.334 Ribu Peserta UTBK Mulai Ujian Masuk PTN, Sempat Molor 15 Menit
   

Hearing DPRD, Guru Honorer Dijanjikan Kenaikan Honor
Pendidikan  Selasa, 15-10-2019 | 20:05 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Puluhan tenaga guru honorer mendatangi kantor DPRD Kabupaten Nganjuk, tenaga guru honorer K1,K2, dan non K, ingin melihat secara langsung hearing dewan, pemerintah daerah dan juga guru honorer.

Hearing bersama Komisi A, dipimpin langsung Ketua Komisi A, Mashudi dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan, BKD dan puluhan tenaga guru honorer.

Setelah dibuka Ketua Komisi A, masing-masing perwakilan guru honorer menyampaikan keluhannya, semua keluhan yang disampaikan bermuara pada kesejahteraan guru honorer, yang rata-rata memang di bawah standar UMK Nganjuk. Sehingga untuk memenuhi kebutuhannya guru honorer harus rela mencari kerja tambahan.

Dalam hearing, Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Jumadi, mengatakan, pemerintah daerah telah mengupayakan semua keluhan yang disampaikan perwakilan guru honorer, K1 menghendaki untuk diangkat menjadi PNS.

"Pemertintah daerah telah mengupayakan ke Mendikbud dan juga Menpan RB, bahkan K1 saat ini masih menjalani proses hukum di MK," ujar Wabup.

Sementara untuk tenaga honorer K2, apabila tidak bisa diangkat menjadi PNS, maka pemerintah daerah mengupayakan menjadi tenaga P3K.

"Saat ini pemerintah daerah juga telah mengupayakan peningkatan honor guru honorer, dengan mengusulkan penambahan anggaran ke dewan," kata Marhaen Jumadi.

Sementara Tatit Heru Cahyono, Ketua DPRD Nganjuk, berjanji akan membantu pemerintah daerah dalam peningkatan kesejahteraan tenaga guru honorer.

Supriyono, Ketua LSM Peduli Guru, merasa lega, upayanya untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga guru honorer hampir mencapai hasil.

"Dewan dan juga Wabup berjanji akan meningkatkan kesejahteraan mereka, kita akan terus mengawal hingga janji Wabup dipenuhi," ujar Supriyono.

Diharapkan hearing tidak hanya sebatas wacana saja, namun para pahlawan tanpa tanda jasa itu berharap apa yang disampaikan pemeeintah daerah itu bisa terbukti. (yos)

Berita Terkait

Duh, Nasib PPPK Kabupaten Ngawi Masih Gelap

Soal Guru Honorer, Ini Kata FHI untuk Mendikbud Nadiem

Nasib Guru Honorer, Bupati Tunggu Pemerintah Pusat

Berharap Kesejahteraan, Ribuan Guru Honorer Istighosah
Berita Terpopuler
Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Peristiwa  9 jam

Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  23 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  22 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  21 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber