Berita Terbaru :
Begini Kondisi Terakir Nenek Umur 105 Tahun Sembuh Covid-19
Total 510 Jamaah Calon Haji Asal Magetan Batal Berangkat ke Tanah Suci
Produsen Face Shield Meraup Berkah Ditengah Wabah Covid-19
Diduga Pemkot Kecolongan, Wawalikota Surabaya Berstatus ODP
Jelang New Normal Pengusaha Restaurant Terapkan Strategi Baru
PMI Gresik Krisis Stok Darah Masa Pandemi
Dindik Jatim Tetapkan Tahun Ajaran Baru Dengan Sistem Shift
Di Tengah Pandemi Covid-19, Warga Dihebohkan Pria Tergeletak di Parit
1814 Calon Jamaah Haji Jember Gagal Berangkat Tahun Ini
Jelang New Normal, Sunday Market Segera Dibuka
Puting Beliung Robohkan Pohon dan Timpa Rumah Hingga Rusak Parah
Dua Keluarga di Kota Mojokerto Terkonfirmasi Positif Covid 19
Terdakwa Mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Bantah Semua Dakwaan Jaksa KPK
Polres Serahkan Bekas Kasus Pembunuhan Mertua Sekda ke Kejaksaan
Ditlantas Polda Jatim Sita 302 Kendaraan Roda 2 Berknalpot
   

Warga Dusun Ndarungan Wagir Geruduk Kantor Desa Mendalanwangi Tuntut Perangkat Desa Mundur
Malang Raya  Selasa, 15-10-2019 | 10:00 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Ratusan warga Dusun Ndarungan, Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, menggeruduk Kantor Desa Mendalanwangi guna melengserkan perangkat desa, kamituwo yang dianggap angkuh, tangan besi dan tidak memasyarakat.

Hal itu juga lantaran dipicu pembagian saluran air bersih yang menuju rumah-rumah warga tidak imbang, dan diduga terdapat oknum didalamnya.

Bahkan, perangkat desa ini sering main tangan dan membentak-bentak warga saat bertanya yang dianggap memojokkan kamituwo.

Pihak desa akhirnya mengumpulkan Muspika Wagir, dari Camat, Kades, Kapolsek dan Danramil yang berusaha menengahi permasalahan warga dan akan mendengarkan aspirasi mereka.

Bahkan untuk mendiskusikan tersebut, perwakilan dari masing-masing RT diambil untuk bermusyawarah, dan rata-rata mereka mempermasalahkan tindakan kamituwo.

Perangkat desa tersebut bernama Gianto, dan masyarakat sudah sepakat untuk pihak desa menghentikan dirinya dan segera digantikan kamituwo yang peduli dan lebih bagus dengan bisa membantu warganya.

Salahsatu perwakilan, Agus Mulyono mengatakan, bahwa tindakannya kamituwo sangat arogan dan bahkan keponakannya pernah dipukul. "Saya berharap ia segera dicopot dari jabatannya," ujar Agus Mulyono.

Sementara itu, Kades Mendalanwangi, Muhammad Syahroni menjelaskan, bahwa untuk sementara kamituwo akan diakomodir, dan memang bukan wewenang kepala desa menghentikan.

"Nanti akan dicarikan pengganti baru secepatnya, tentunya melalui test dan ujian sebagai perangkat desa sesuai undang-undang yang berlaku," ujar Muhammad Syahroni.

Permaslaahan yang dipicu air bersih yang disalurkan ke rumah-rumah warga, dari salahsatu sumber air yang ada di desa tersebut diharapkan tidak dimanfaatkan oknum-oknum untuk meraup keuntungan sendiri, dan berharap desanya damai dan rukun. (yos)

Berita Terkait

Bansos Tak Tepat Sasaran, Warga Demo Kantor Kelurahan

Dinilai Ngawur Asal Panggil Saksi, Kantor Kejaksaan Bangil Dilurug Warga

Warga Tetap Protes Kendaraan Berat Mengaspal di Jalan Raya Munggut

Warga Demo Menolak Puskes Sidodadi Dijadikan Tempat Isolasi Virus Covid 19
Berita Terpopuler
Wawali Whisnu Sakti Harus Karantina Mandiri Karena Corona
Metropolis  8 jam

Disangka Akan Jual Bayi, Seorang Pria Bertato Diamankan Polisi
Peristiwa  9 jam

Habib Ini Borong Antibiotik Untuk Dibagikan Gratis
Sosok  7 jam

Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Metropolis  10 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber