Berita Terbaru :
Belasan Tahun Nabung Pedagang Perabotan Sedih Gagal Berangkat Haji Tahun Ini
Rencana New Normal, Ratusan Warga Masih Berdesakan di Pasar Tradisional
Muncul Transmisi Lokal, Pasar Peterongan Ditutup
Positif Covid 19, Warga Peneleh Dikarantina
Pemkab Minta Bumdes Selaku Penyedia Beras Agar Selalu Jaga Mutu
Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Mangkir Jaga Check Poin, PNS Nyabu Ditangkap
Setan Sembunyi
Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Tukang Sablon Pakai Ganja Selama Empat Tahun Jalani Persidangan Online
Ratusan Warga Arak Pasien Covid Sembuh Keliling Kampung
Populer di Play Store, Aplikasi Anti-China Sudah Dihapus Google
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Penjualan Moge Anjlok, Triumph Rumahkan 400 Karyawan
Amankah Makan di Luar Rumah Saat Pandemi Corona?
   

Terserang Hama Warga Panen Dini Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  Senin, 14-10-2019 | 23:15 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Frustasi terserang hama tikus, petani di Jombang terpaksa menjual tanaman jagungnya untuk pakan ternak. Tanaman jagung yang sudah berbuah ini habis diserang hama hingga tinggal tongkolnya. Meskipun merugi, petani mengaku sudah tidak ada pilihan selain menebang tanaman jagungnya.

Petani di Desa Plemahan Kecamatan Sumobito Jombang, akhirnya menjual tanaman jagungnya dengan harga murah. Tanaman tinggal menunggu panen ini terpaksa dijual untuk pakan ternak. Pasalnya tanaman jagung yang sudah berbiji ini sebagian besar sudah habis diserang  hama tikus.

Tanaman jagung ini dijual, agar petani bisa segera mengganti tanaman menjelang pergantian musim. Meskipun merugi petani mengaku sudah tidak ada pilihan.

Misnan, salah satu petani mengatakan, tanaman jagungnya dijual untuk pakan ternak karena seluruh buahnya sudah habis di makan tikus. "Lahan 1,3 hektar hanya dibeli Rp 500 ribu padahal ongkos yang sudah dikeluarkan mencapai Rp 4 juta," ujar Misnan.

Serangan hama tikus di Kabupaten Jombang ini sudah tersebar di sejumlah kecamatan, Data Dinas Pertanian lahan jagung yang terserang hama ini ada 8 kecamatan  dengan luasan mencapai 29,14 hektar.

Sejumlah petani berharap ada penanganan dari pemerintah untuk membrantas hama yang merusak tanaman petani. (yos)

Berita Terkait

Hama Wereng Coklat Serang Padi Petani

Terserang Hama, Tanaman Padi Terancam Gagal Panen

Hama Wereng Mulai Serang Lahan Pertanian

Antisipasi Serangan Hama Tikus Petani Nekat Pasang Setrum Listrik Walaupun Berbahaya
Berita Terpopuler
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Hukum  5 jam

Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Peristiwa  3 jam

Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Peristiwa  2 jam

Pemkab Minta Bumdes Selaku Penyedia Beras Agar Selalu Jaga Mutu
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber