Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Malang Raya 

Berlagak menjadi guru disalah satu sekolah SMK di Wilayah Turen dan anaknya sebagai seorang security, pelaku menipu pegawai konter HP senilai Rp 9 juta. Foto Khaerul Anwar
Begini Kisah Bapak dan Anak Kompak Menipu
Senin, 14-10-2019 | 21:09 wib
Oleh : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Bapak dan anak asal Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang memang kompak dalam aksi penipuan.

Pelaku Situpang Dwi Saputro (45) dan Oktafianto Rekso Saputro (21) keduanya warga Desa Sekarbanyu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Kini harus berurusan dengan Satreskrim Polsek Turen.

Bapak dan anak diamankan lantaran melakukan penipuan dengan modus pesan HP melalui online. Pelaku memesan 2 HP merk Vivo yang harga keseluruhan kisaran Rp 9 juta. Pelaku memberikan tanda jadi Rp Rp 200 ribu atas pemesanan tersebut.

Tanpa curiga, pegawai konter mengirimkan pesanan sesuai alamat di sebuah sekolah SMKN wilayah Turen. Pelaku anak berpura-pura menjadi security di sekolah tersebut, dengan berbekal jaket doreng yang dimilikinya.

Saat korban datang, sang anak langsung menemui dan menerima barang pesanan 2 HP. Pelaku menjanjikan akan melunasi kekurangannya dengan berdalih sang bapak masih mengajar.

Saat korban pemilik HP menagih ke pihak sekolah, ternyata nama pemesan tidak ada dalam daftar guru di sekolah tersebut. Mengetahui ditipu, korban melapor ke Polsek Turen. Dalam hitungan satu hari, 2 pelaku berhasil diringkus dan menerima ganjarannya.

Menurut Iptu Soleh Masudi, Panit Reskrim Polsek Turen, atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan pasal 378 subsider 372 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan. Ancaman hukumannya hingga 4 tahun kurungan penjara. (pul)

Berita Terkait


Begini Kisah Bapak dan Anak Kompak Menipu


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber