Berita Terbaru :
Total 510 Jamaah Calon Haji Asal Magetan Batal Berangkat ke Tanah Suci
Produsen Face Shield Meraup Berkah Ditengah Wabah Covid-19
Diduga Pemkot Kecolongan, Wawalikota Surabaya Berstatus ODP
Jelang New Normal Pengusaha Restaurant Terapkan Strategi Baru
PMI Gresik Krisis Stok Darah Masa Pandemi
Dindik Jatim Tetapkan Tahun Ajaran Baru Dengan Sistem Shift
Di Tengah Pandemi Covid-19, Warga Dihebohkan Pria Tergeletak di Parit
1814 Calon Jamaah Haji Jember Gagal Berangkat Tahun Ini
Jelang New Normal, Sunday Market Segera Dibuka
Puting Beliung Robohkan Pohon dan Timpa Rumah Hingga Rusak Parah
Dua Keluarga di Kota Mojokerto Terkonfirmasi Positif Covid 19
Terdakwa Mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Bantah Semua Dakwaan Jaksa KPK
Polres Serahkan Bekas Kasus Pembunuhan Mertua Sekda ke Kejaksaan
Ditlantas Polda Jatim Sita 302 Kendaraan Roda 2 Berknalpot
Terapkan New Normal, KAI Siapkan Face Shiel untuk Penumpang
   

Seluruh Korban Keracuan Makanan Hajatan Dipulangkan
Pantura  Senin, 14-10-2019 | 13:40 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Berita Video : Seluruh Korban Keracuan Makanan Hajatan Dipulangkan
Tuban pojokpitu.com, Usai menjalani perawatan di rumah sakit, seluruh korban keracunan makanan hajatan di Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, kondisinya terus membaik. Kini, seluruh korban sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Usai menjalani perawatan medis, warga Dusun Jantingan, Desa Jombok, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, yang mengalami keracunan massal, kini sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Sebelumnya, sebanyak 14 orang dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah R. Ali Mansur, Kecamatan Jatirogo, Tuban dan satu lainnya harus dirujuk ke RSUD Bojonegoro, lantaran mengalami kejang.

Kini, seluruh korban telah pulang ke kediamannya masing-masing. menindaklanjuti hal tersebut, jajaran Pemerintah Kecamatan Jatirogo, petugas medis dari Puskesmas Jatirogo dan pihak kepolisian setempat, mengunjungi seluruh korban untuk memastikan kondisi korban.

AKP Budi Santoso, Kapolsek Jatirogo, menjelaskan, hingga kini kepolisian masih menunggu hasil laboratorium, dari hasil pengambilan barang bukti, sehingga nanti dapat menyimpulkan penyebab keracunan massal. "Kita menghimbau masyarakat agar tidak dendam, karena ini murni kecelakaan atau musibah," ujar AKP Budi Santoso.

Sementara itu, hingga kini petugas medis dari puskesmas setempat terus melakukanpemantauan kesehatan, terhadap para korban. "Hal itu dilakukan agar mengetahui secara pasti kondisi kesehatan para korban hingga proses penyembuhan mereka selesai," kata Budi Utomo, Kepala Puskesmas Kebonharjo Jatirogo.

Diberitakan sebelumnya, puluhan warga di Dusun Jatingan, Desa Jombok, Kecamatan Jatirogo, Tuban, diduga keracunan makanan setelah menyantap nasi hajatan dari tetangganya yang merayakan ulang tahun.

Mereka merasa mual-mual, muntah dan mencret hingga harus dilarikan ke rumah sakit. (yos/vd:yan)

Berita Terkait

Seluruh Korban Keracuan Makanan Hajatan Dipulangkan

15 Siswa SD Keracunan Massal, Diduga Akibat Permen

94 Santri Ponpes Al-Mawaddah Nglegok Blitar Keracunan Bakso

Keracunan Nasi Rawon, Lima Orang Terpaksa Dilarikan ke Rumah Sakit, Satu Orang Meninggal Dunia
Berita Terpopuler
Wawali Whisnu Sakti Harus Karantina Mandiri Karena Corona
Metropolis  7 jam

Disangka Akan Jual Bayi, Seorang Pria Bertato Diamankan Polisi
Peristiwa  8 jam

Habib Ini Borong Antibiotik Untuk Dibagikan Gratis
Sosok  6 jam

Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Metropolis  9 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber