Berita Terbaru :
Begini Penerapan Protokal Pencegahan Covid-19 Ala Panti Asuhan Asy Syarifah Putri
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Lapas Tulungagung Bebaskan Ratusan Narapidana
Pengalihan Arus Lalin Pengaruhi Konstruksi Jalan dan Jembatan
Pasokan Darah Berkurang, PMI Gelar Donor Darah di Mapolres Lumajang
Walikota Bongkar Warung Untuk Penataan Kawasan Sumber Umis
Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat
Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
   

2 Hari Dikebut, Pemasangan Separator Kutisari Tuntas
Metropolis  Minggu, 13-10-2019 | 17:46 wib
Reporter : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Setelah 2 hari dikebut, pemasangan separator di lokasi semburan lumpur Kutisari, akhirnya tuntas, dan akan diuji coba Senin besok. Meski begitu, penghuni rumah masih menunggu rekomendasi tim ahli dan dinas terkait sebelum kembali menempati rumah tersebut.

Semburan lumpur Kutisari telah dipasang alat separator. Dalam proses pemasangan separator tersebut, semburan air yang bercampur minyak mentah semakin deras keluar, yang diduga akibat adanya getaran eskavator yang sedang melakukan pengerukan.

Alat tersebut, nantinya akan memisahkan antara air, minyak dan gas. Sebelum dialirkan ke drainase warga, air yang sudah dipisahkan harus melalui treatmen lewat alat yang telah dibangun di luar pagar atau di jalan perumahan. "Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya sendiri hingga saat ini masih menunggu arahan dari SKK Migas, untuk memastikan legalitas dari pengelolaan minyak tersebut," kata Ulfian Ekasari - Kasi Pemantauan dan Pengendalian Kualitas Lingkungan Hidup.

Meski pemasangan separator telah tuntas, namun penghuni rumah hingga saat ini belum kembali menempati rumah, yang menjadi lokasi semburan lumpur tersebut. Penghuni rumah, Waskito, masih menunggu rekomendasi dari tim ahli, dan dinas terkait yang untuk memastikan, rumah sudah aman untuk kembali ditempati.

Rumah yang sebelumnya merupakan rumah dinas salah satu perusahaan ini, sudah 21 hari tidak ditempati, sejak terjadinya semburan. Akibatnya, pihak perusahaan mengaku merugi akibat kejadian tersebut. Belum diketahui berapa besar kerugiannya, namun mereka berharap, agar insiden ini bisa segera diselesaikan.(end)



Berita Terkait

2 Hari Dikebut, Pemasangan Separator Kutisari Tuntas
Berita Terpopuler
Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
Hukum  6 jam

Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat
Peristiwa  5 jam

Walikota Bongkar Warung Untuk Penataan Kawasan Sumber Umis
Peristiwa  4 jam

Pasokan Darah Berkurang, PMI Gelar Donor Darah di Mapolres Lumajang
Rehat  3 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber