Berita Terbaru :
Direktur Pasca Sarjana UINSA Melapor Dianiaya Teman Sejawat
Tabrak Dump Truk Parkir, Seorang Pengendara Tewas di Mojokerto
Dua Bakal Calon Bupati Sidoarjo Masih Menunggu Rekom DPP PDIP
Polda Jatim Gelar Lomba Dalmas Sabhara dan Wanteror Brimob
Sholawat Lita Machfud berkumandang di Kampung Surabaya
Sangat Penting Mencegah Konflik Dengan Teman
Satgas Covid Sidoarjo Gelar Razia Masker di Pasar Taman
KPU Sumenep Umumkan Pendaftaran Cabup dan Cawabup Segera Dibuka September
Gas Lpg 3 Kilogram di Magetan Mulai Sulit Didapat
Tercatat, Ratusan Hektar Sawah di Kabupaten Madiun Rusak Diserang Hama Wereng
Lestarikan Sumber Mata Air, Bupati Bojonegoro Bersama Forkopimda dan Masyarakat Kerja Bakti
Razia Warung Remang-Remang, Amankan Terduga PSK
Satu Pedagang Meninggal Covid, Ratusan Warga Dirapid
Indahnya Hamparan Hijau Bukit Betitang dan Buki Candi Diujung Selatan Probolinggo
Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
   

2 Hari Dikebut, Pemasangan Separator Kutisari Tuntas
Metropolis  Minggu, 13-10-2019 | 17:46 wib
Reporter : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Setelah 2 hari dikebut, pemasangan separator di lokasi semburan lumpur Kutisari, akhirnya tuntas, dan akan diuji coba Senin besok. Meski begitu, penghuni rumah masih menunggu rekomendasi tim ahli dan dinas terkait sebelum kembali menempati rumah tersebut.

Semburan lumpur Kutisari telah dipasang alat separator. Dalam proses pemasangan separator tersebut, semburan air yang bercampur minyak mentah semakin deras keluar, yang diduga akibat adanya getaran eskavator yang sedang melakukan pengerukan.

Alat tersebut, nantinya akan memisahkan antara air, minyak dan gas. Sebelum dialirkan ke drainase warga, air yang sudah dipisahkan harus melalui treatmen lewat alat yang telah dibangun di luar pagar atau di jalan perumahan. "Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya sendiri hingga saat ini masih menunggu arahan dari SKK Migas, untuk memastikan legalitas dari pengelolaan minyak tersebut," kata Ulfian Ekasari - Kasi Pemantauan dan Pengendalian Kualitas Lingkungan Hidup.

Meski pemasangan separator telah tuntas, namun penghuni rumah hingga saat ini belum kembali menempati rumah, yang menjadi lokasi semburan lumpur tersebut. Penghuni rumah, Waskito, masih menunggu rekomendasi dari tim ahli, dan dinas terkait yang untuk memastikan, rumah sudah aman untuk kembali ditempati.

Rumah yang sebelumnya merupakan rumah dinas salah satu perusahaan ini, sudah 21 hari tidak ditempati, sejak terjadinya semburan. Akibatnya, pihak perusahaan mengaku merugi akibat kejadian tersebut. Belum diketahui berapa besar kerugiannya, namun mereka berharap, agar insiden ini bisa segera diselesaikan.(end)



Berita Terkait

2 Hari Dikebut, Pemasangan Separator Kutisari Tuntas
Berita Terpopuler
Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  10 jam

Punggung Naga, Jalur Ekstrim Menuju Puncak Piramid
Mlaku - Mlaku  11 jam

Indahnya Hamparan Hijau Bukit Betitang dan Buki Candi Diujung Selatan Probolingg...selanjutnya
Mlaku - Mlaku  9 jam

Direktur Pasca Sarjana UINSA Melapor Dianiaya Teman Sejawat
Metropolis  23 menit



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber