Berita Terbaru :
Batas Waktu 27 September, Semua Paslon Sudah Serahkan Surat Pengunduran Diri
Dua Paslon Kampanye, Calon Walikota Petahana Teno Bagi Masker, Gus Ipul Menyapa Warga Terdampak Banjir
Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tren Naik Perkara Perceraian di Tengah Pandemi
Aliansi Cinta NKRI Dukung Polda Jatim Bubarkan Deklarasi KAMI
Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Lahan Tebu Gegerkan Warga
Seni Lukis Gentong Bekas Jadi Karya Bernilai Tinggi
Ruko Jual Aneka Kerupuk di Area Pasar Baru Ludes Terbakar, Petugas Butuh 3 Jam Padamkan Api
Bawaslu Temukan Oknum ASN Beri Dukungan, Unggah Gambar Salah Satu Paslon Di Medsos
Tim Cyber Polres Blitar Kota Patroli Dunia Maya Temukan Indikasi Kampanye Hitam
Hipakad Jatim : Jika Aksi KAMI Adalah Makar , Maka Mestinya Diproses Hukum
Sampai Saat Ini Pemprov Jatim Belum Menyerahkan KUA PPAS Kepada DPRD Jatim
Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
   

Profesi Barista Banyak Ditekuni Perempuan
Life Style  Sabtu, 12-10-2019 | 22:13 wib
Reporter : Selvy Wang
Kompetisi barista wanita yang digelar di salah satu kafe di Surabaya. Foto Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Profesi barista banyak ditekuni oleh laki-laki. Namun ternyata perempuan pun bisa menjadi seorang peracik kopi atau biasa disebut barista itu.

Di salah satu kafe kopi di Surabaya digelar kompetisi barista perempuan, dalam acara Creativity Barista Woman Competition 2019. Tujuannya mencetak barista perempuan  handal. Karena umumnya jumlah barista wanita sangat sedikit.

Sebanyak 27 peserta ditantang untuk menyeduh biji kopi flores honey yang telah di roasting atau dipanggang dengan level super light atau agak mentah. kopi jenis itu tingkat kesulitan dan tantangan semakin tinggi dalam meracik kopi.

Daniel Koo, Owner Tgc Coffee, kompetisi digelar untuk mewadahi para barista perempuan dapat menunjukan kemampuan dan kualitasnya. Karena berdasar pengalamannya, barista perempuan yang menjalani profesinya tidak bertahan lama. Sebab mereka harus menikah dan meninggalkan pekerjaannya.

Melihat respon yang cukup bagus , rencananya kompetisi barista perempuan akan rutin digelar rutin setiap tahun. (pul)

Berita Terkait

Profesi Barista Banyak Ditekuni Perempuan

Para Barisata Muda Beradu Kemampuan di Festival Kopi Nusantara

Kopi Cita Rasa Wine Beraroma Anggur, Racikan Barista Situbondo

Wuih! Gaji Barista di Selandia Baru Capai Rp 40 Juta
Berita Terpopuler
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  12 jam

Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Metropolis  2 jam

Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tempo Doeloe  55 menit

Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber