Berita Terbaru :
Begini Penerapan Protokal Pencegahan Covid-19 Ala Panti Asuhan Asy Syarifah Putri
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Lapas Tulungagung Bebaskan Ratusan Narapidana
Pengalihan Arus Lalin Pengaruhi Konstruksi Jalan dan Jembatan
Pasokan Darah Berkurang, PMI Gelar Donor Darah di Mapolres Lumajang
Walikota Bongkar Warung Untuk Penataan Kawasan Sumber Umis
Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat
Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
   

Ratusan Warga Berebut Tumpeng Salak Raksasa
Rehat  Sabtu, 12-10-2019 | 14:00 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Ribuan warga Dusun Karang Tengah, Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, tumpah ruah ke jalan desa setempat, untuk menyaksikan kirab gunungan salak.

Sebayak dua setenggah ton yang dibentuk menjadi tumpeng raksasa, sebelum di perebutkan warga, diarak keliling kampung sejauh satu kilo meter menuju sumber mata air ngerong dan kembali menuju tenggah kampung salak.

Dengan diiringi arak-arakan yang diikuti oleh ratusan warga, serta sang ratu goa ngerong yang menaiki kereta kuda, lengkap dengan para dayangnya.

Setelah semua ritual dilakukan, serta secara simbolis Wakil Bupati Tuban, memetik buah salak dari tumpeng salak raksasa. Warga yang sudah menunggu sejak pagi tidak sabar, untuk berebut buah manis khas desa setempat.

Warga yang rebutan tidak hanya orang tua bahkan anak-anak pun, tidak ingin ketinggalan untuk mendapatkan salak. Krisna, peserta rebutan gunungan, mengatakan, warga meyakini dengan ikut rebutan salak ini, bisa mendapatkan berkah serta berharap tradisi rebutan tumpeng salak ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya.

Mundhir, Ketua Panitia, mengatakan, tradisi ini sengaja digelar untuk memperkenalkan hasil bumi, yaitu buah salak yang sudah terkenal puluhan tahun silam. "Sehingga dengan adanya pembukaan kampung salak ini, diharapkan masyarakat luas dapat mengetahui adanya kampung salak," ucap Mundhir.

Selain itu, pawai arak-arakan tumpeng salak yang dikawal oleh putri ngerong itu adalah sebagai wujud  syukur warga kampung, yang selama ini tidak pernah kekurangan air bersih yang hingga kini terus mengalir dari sumber goa ngerong.

Selain kirab dan rebutan tumpeng salak. Dalam kegiatan ini juga ada pameran budaya jawa, seniman lukis, bazar, serta jagongan budaya untuk melihat potensi desa. (yos)

Berita Terkait

Dinosaurus, Naga dan Buaya Raksasa Ikut Pawai Sedekah Bumi Banjar Mlati

Ratusan Warga Berebut Tumpeng Salak Raksasa

Dianggap Berkah, Ribuan Warga Berebut Tumpeng Genilangit

Ribuan Emak-Emak Rebutan Tumpeng Olahan Ikan Laut
Berita Terpopuler
Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
Hukum  7 jam

Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat
Peristiwa  6 jam

Walikota Bongkar Warung Untuk Penataan Kawasan Sumber Umis
Peristiwa  5 jam

Pasokan Darah Berkurang, PMI Gelar Donor Darah di Mapolres Lumajang
Rehat  4 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber