Berita Terbaru :
DPRD Jatim Dorong Tambahan Insentif Nakes
   

Panen Melimpah, Harga Cabai Malah Anjlok
Ekonomi Dan Bisnis  Sabtu, 12-10-2019 | 01:20 wib
Reporter : Edwin Adji
Pacitan pojokpitu.com, Memasuki masa panen, sejumlah petani cabai malah merugi akibat harga cabai di pasaran anjlok. Hal ini disebabkan banyaknya stok cabai dar berbagai wilayah, yang mengakibatkan petani merugi hingga 20 persen.

Menjelang masa panen,sejumlah petani cabai malah malah merugi. Hal ini di sebabkan harga cabai rawit di pasaran kian menurun.

Seperti yang dialami Suprihantin, petani cabai di Dusun Salamrejo,Desa Kecamatan Kebonagung Pacitan. Menurutnya sejak 2 bulan terakhir harga cabai kian merosot.
Dalam harga normal, sebelumnya cabai rawit  dibandrol oleh pedagang dengan harga Rp 20 hingga Rp 25 ribu perkilogram.

Namun sejak beberapa bulan terakhir, harga cabai mengalami penurunan yang signifikan hingga dikisaran harga Rp 15 sampai Rp 17 ribu setiap kilogramnya.

"Merosotnya harga cabai tersebut dipicu akibat banyaknya stok cabai dari berbagai wilayah, tentu hal ini menyebabkan petani cabai di Kecamatan Kebonagung merugi hingga 20 persen," ucap Suprihatin.

Kondisi tersebut diperparah dengan sulitnya irigasi pertanian saat musim kemarau. Para petanipun tak bisa berbuat banyak dan hanya bisa berharap harga cabai kembali normal. (yos)

Berita Terkait

Dampak Korona Harga Cabe Mengalami Kenaikan

Harga Cabai Meroket Tembus Rp 80.000 Perkilogram

Pedagang Pasar Wonokromo Keluhkan Naiknya Harga Cabe

Harga Cabai Meroket Hingga Rp 85 Ribu Per Kg
Berita Terpopuler
DPRD Jatim Dorong Tambahan Insentif Nakes
Politik  53 menit



Cuplikan Berita
Ratusan Orangtua Protes PPDB SMP Zonasi
Pojok Pitu

Audiensi Dengan IDI, Risma Nangis dan Bersujud
Pojok Pitu

Di Palau Ini Dihasilkan Kepiting Jumbo dan Rumput Laut Berkuwalitas
Jatim Awan

Wisata Bahari Snorkling Pulau Gili Ketapang Siap Dibuka Dengan Protokol Kesehata...selanjutnya
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber