Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Polisi Bantah Lalai Terkait Penikaman Wiranto
Jum'at, 11-10-2019 | 18:55 wib
Oleh : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Mabes Polri merilis terkait penikaman Menko Polhukam Wiranto yang dilakukan 2 oramg terduga jaringan JAD kemarin di Banten. Menurut Mabes Polri, jejak Abu Rara telah termonitor dua bulan yang lalu, terkait penangkapan Abu Zie yang diamankan di Jakarta Utara.

Dua orang penikam Menko Polhukam Wiranto saat ini telah diamankan oleh Tim Densus 88 Mabes Polri. Kedua suami istri Abu Rara dan Fitiri Anriana, tersebut hingga kini masih menjalani pemeriksaan oleh Densus 88 Anti Teror di Mako Brimob Kelapa Dua Depok , Jawa Barat.

Karopennas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam keterangan persnya di Mabes Polri, Jumat sore mengatakan, aksi keduanya telah terdeteksi sebelumnya dimana keduanya terdeteksi  berkomunikasi dengan jaringannya menggunakan media sosial. Dedi mengatakan, terkait penyerangan Menko Polhukam Wiranto sebenarnya sudah terencana yang pada intinya ia akan menyerang siapa saja dari kalangan pejabat pemerintah dan kepolisian.

Dalam keteranganya, Dedi juga menyebutkan, Abu Rara alias  Syaril Alamsyah  perintahkan oleh Abu Zee merupakan pimpinan Jamaah Ansarut Daulah (JAD) Bekasi.

Ia melakukan tindakan amalaiyah untuk menyerang pemerintah. Terkait penyerangan Wiranto, dikatakan Dedi, penyerangan tersebut tujuan pejabat atau pihak kepolisian . Dimana ada helikopter yang melintas di wilayah serang dan pada akirnya pelaku menghampiri lokasi dimana wiranto sedang kunjungan kerja.

Sesampainya  di Alun Alun Serang, Abu Rara langsung menyerang Wiranto dengan menusuk dengan pisau, sedangkan untuk istrinya diperintahkan untuk  menyerang pihak aparat kepolisian yang ada di lokasi.

Dalam keterangan tersebut, polisi juga membantah adanya tudingan rekayasa terkait insiden tersebut.  Kedua terduga teroris tersebut, sebelumnya  polisi sudah mendeteksi terkait   jaringan yang ditangkap di Jakarta Utara. Meski sudah mencurigai Abu Rara,  polisi tidak bisa menangkap merekan karena belum ada bukti permulaan yang cukup.

Sementara dalam perkara ini, pihak kepolisian telah mengamankan 4 orang, Manado  1 orang, Bandung 1 orang, Semarang 1 orang dan 2 orang lagi diamankan di Bali.(end)



Berita Terkait


Polisi Bantah Lalai Terkait Penikaman Wiranto


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber