Berita Terbaru :
Risma Razia Pasar Keputran, Mendapati 5 Orang Reaktif Rapid Tes di Pasar
Kemenkes Keluarkan Tarif Rapid Tes Mandiri Rp 150 Ribu
Sempat Dirawat Terpapar Covid-19, Kepala Dinas DP5A Surabaya Meninggal Dunia
Gara-Gara Ngantuk Truk Diesel Tabrak Truk Gandeng
Telat Ditangani, Ibu Melahirkan di Depan Rumah Bidan
Angka Kematian Covid Mulai Turun, Namun Jumlah Positif Covid Terus Mengalami Kenaikan
Sebuah Rumah Ludes Terbakar Akibat Korsleting Listrik
Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas
Bioplastik Kurangi Sampah Plastik Makanan
Ular Piton Sepanjang 4,5 Meter Ditangkap Warga
Dibuka, Semua Staf Kesehatan Puskes Kamal Dirapid Test
Dampak Pandemi Kasus Perjudian Ponorogo Meningkat
Sidang Putusan Korupsi TPA Winongo Akan Segera Digelar
Begini Metode Pengenalan Siswa Baru Melalui Daring
Pengiriman APD ke Petugas PPDB Kepulauan Tergantung Jadwal Kapal
   

Polisi Bantah Lalai Terkait Penikaman Wiranto
Peristiwa  Jum'at, 11-10-2019 | 18:55 wib
Reporter : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Mabes Polri merilis terkait penikaman Menko Polhukam Wiranto yang dilakukan 2 oramg terduga jaringan JAD kemarin di Banten. Menurut Mabes Polri, jejak Abu Rara telah termonitor dua bulan yang lalu, terkait penangkapan Abu Zie yang diamankan di Jakarta Utara.

Dua orang penikam Menko Polhukam Wiranto saat ini telah diamankan oleh Tim Densus 88 Mabes Polri. Kedua suami istri Abu Rara dan Fitiri Anriana, tersebut hingga kini masih menjalani pemeriksaan oleh Densus 88 Anti Teror di Mako Brimob Kelapa Dua Depok , Jawa Barat.

Karopennas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam keterangan persnya di Mabes Polri, Jumat sore mengatakan, aksi keduanya telah terdeteksi sebelumnya dimana keduanya terdeteksi  berkomunikasi dengan jaringannya menggunakan media sosial. Dedi mengatakan, terkait penyerangan Menko Polhukam Wiranto sebenarnya sudah terencana yang pada intinya ia akan menyerang siapa saja dari kalangan pejabat pemerintah dan kepolisian.

Dalam keteranganya, Dedi juga menyebutkan, Abu Rara alias  Syaril Alamsyah  perintahkan oleh Abu Zee merupakan pimpinan Jamaah Ansarut Daulah (JAD) Bekasi.

Ia melakukan tindakan amalaiyah untuk menyerang pemerintah. Terkait penyerangan Wiranto, dikatakan Dedi, penyerangan tersebut tujuan pejabat atau pihak kepolisian . Dimana ada helikopter yang melintas di wilayah serang dan pada akirnya pelaku menghampiri lokasi dimana wiranto sedang kunjungan kerja.

Sesampainya  di Alun Alun Serang, Abu Rara langsung menyerang Wiranto dengan menusuk dengan pisau, sedangkan untuk istrinya diperintahkan untuk  menyerang pihak aparat kepolisian yang ada di lokasi.

Dalam keterangan tersebut, polisi juga membantah adanya tudingan rekayasa terkait insiden tersebut.  Kedua terduga teroris tersebut, sebelumnya  polisi sudah mendeteksi terkait   jaringan yang ditangkap di Jakarta Utara. Meski sudah mencurigai Abu Rara,  polisi tidak bisa menangkap merekan karena belum ada bukti permulaan yang cukup.

Sementara dalam perkara ini, pihak kepolisian telah mengamankan 4 orang, Manado  1 orang, Bandung 1 orang, Semarang 1 orang dan 2 orang lagi diamankan di Bali.(end)



Berita Terkait

Polisi Bantah Lalai Terkait Penikaman Wiranto
Berita Terpopuler
Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas
Peristiwa  2 jam

Gara-Gara Ngantuk Truk Diesel Tabrak Truk Gandeng
Metropolis  1 jam

Relawan Peduli Warga Terdampak Covid Bagikan Sembako
Malang Raya  12 jam

Bupati Malang Sebut 300 KK Sudah Memanfaatkan Gas Methane Gratis
Politik  10 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber