Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Gulat tradisional diikuti semua golongan usia, dari anak-anak, remaja hingga emak emak. Foto: Nanda
Komitmen Jaga Tradisi, Emak-Emak Ikut Gulat Okol di Kampung Made
Jum'at, 11-10-2019 | 09:10 wib
Oleh : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Anda mungkin tak mengira di Kota Metropolitan seperti Surabaya ternyata masih ada tradisi okol. Tradisi tersebut rupanya masih digelar di Kampung Made, Kecamatan Sambikerep Surabaya.

Para peserta gulat okol berusaha saling menjatuhkan lawan-lawannya. Gulat dapat dikategorikan sebagai gulat tradisional. Pasalnya pesertanya mayoritas warga Kampung Made sendiri. Mulai dari anak-anak, dewasa hingga emak-emak tak ketinggalan untuk mencoba merasakan atmosfer membanting dan memiting lawan-lawannya.

Salah satunya Utika Sari, warga Bongso Wetan Gresik. Jauh jauh datang hanya untuk melihat keseruan gulat tradisional. Bahkan tak hanya melihat, Utika juga ikut berpartisipasi menjadi peserta gulat.

Sementara itu Kamat panitia gulat okol Kampung Made mengatakan, gulat okol selalu dipertandingkan tiap tahunnya. "Bahkan selain gulat okol, masih ada tradisi lain yang digelar seperti sedekah bumi hingga campursarian, sebagai wujud ikhtiar warga Kampung Sawo semakin guyup," kata Kamat.

Kamat juga menjelaskan, peraturan yang diberlakukan cukup sederhana. Yaitu peserta hanya perlu memakai udeng, atau pengikat kepala dan tali kain yang dililitkan diperut peserta,sebagai tanda peserta siap bertanding. Setelah semua perangkat sudah dipakai, barulah gulat okol dipertandingkan. "Gulat okol semakin seru karena diiringi alunan musik gamelan jawa, yang dialunkan tiap pertandingan," tambah Kamat. (pul)





Berita Terkait


Komitmen Jaga Tradisi, Emak-Emak Ikut Gulat Okol di Kampung Made


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber