Berita Terbaru :
Rumah Roboh Timpa Penghuni, Seluruh Perabotan Tak Terselamatkan
Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
Kasus Kematian Covid-19 Lampaui Persentase Global
Butuh 30 Hari MA Putuskan Bupati Jember
Timnas Belum Latihan, PSSI Berdalih Jumlah Peserta Swab Test Banyak
Protes Fasum, Warga Elit dan Satpam Perumahan Nyaris Ricuh
Karena Takut Covid 19, Seorang Ibu Melahirkan Bayinya di Kamar Mandi
Ratusan Seniman Mengelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Balaikota Surabaya
Begini Kronologis Warga Ponorogo Terkena OTT Kejaksaan
Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Jangan Dibuang, Buktikan 3 Manfaat Teh Celup Untuk Kecantikan Kulit
Bunga Monstera Diburu Penggemar Tanaman Hias
Tak Ingin Lagi Didiskriminasi, Sopir Angkot Hingga Guru SMP Swasta Dukung Machfud Arifin Walikota
SKB CPNS Akan Diselenggarakan Oktober Mendatang
   

Air Mati, PDAM Droping Air Bersih ke Pelanggan
Mataraman  Kamis, 10-10-2019 | 17:18 wib
Reporter : M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Tidak hanya warga biasa, pelanggan PDAM di Magetan juga mengalami krisis air bersih. Ribuan pelanggan terganggu karena air sering mati. PDAM mengaku, debit air baku memang berkurang sehingga berpengaruh pada pelanggan.

Tidak hanya Kecamatan Parang atau Karas saja, yang mengalami krisis air bersih. Di wilayah Kota Magetan, juga mengalami hal yang sama. Seperti di Desa Baron Kecamatan Kabupaten Magetan.

Warga desa setempat langsung menyerbu tangki air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lawu Tirta Magetan, yang mengirim air bersih ke lokasi.

Selama ini, warga bergantung pada air PDAM, untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Namun dalam dua hari terahir ini air PDAM mati.

Salah satu pelanggan PDAM, Supartini, mengaku, sebelumnya, PDAM hanya mengalir pada malam hari. Namun dalam dua hari terahir ini air PDAM tidak mengalir sama sekali.

Sementara itu, Direktur Teknik PDAM Lawu Tirta Magetan, Wiyono, mengatakan, secara umum debit air baku PDAM mengalami penurunan pada musim kemarau ini.

"Sehingga ada ribuan pelanggan yang terganggu. Namun droping hanya dilakukan di sebagian kecil daerah, yang merupakan basis pelanggan PDAM," ujar Wiyono.

Selain droping air, PDAM juga menyewa sumur dalam milik warga untuk memenuhi kebutuhan air para pelanggan, sehingga tidak harus dilakukan droping air. (yos)

Berita Terkait

Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih

31 Kabupaten di Jawa Tmur Berpotensi Terjadi Kekeringan

Jelang Musim Kemarau, BPBD Bojonegoro Mulai Petakan Daerah Rawan Kekeringan

Pandemi Covid-19 Sejumlah Desa Area Sumber Mata Air Imbulan Alami Kekeringan
Berita Terpopuler
Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Covid-19  3 jam

Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Peristiwa  3 jam

Karena Takut Covid 19, Seorang Ibu Melahirkan Bayinya di Kamar Mandi
Malang Raya  2 jam

Protes Fasum, Warga Elit dan Satpam Perumahan Nyaris Ricuh
Metropolis  2 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber