Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Malang Raya 

Puluhan Warga Asal Wamena Tiba di Bandara Abdulrachman Saleh Malang
Kamis, 10-10-2019 | 10:48 wib
Oleh : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Gelombang kedatangan warga dari Wamena Papua, terus berdatangan di beberapa bandara yang ada di Indonesia. Rabu (9/10) sore, puluhan warga tiba di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang menggunakan pesawat hercules.

Ke 92 warga ini mayoritas dari Jawa Timu. Terdiri anak-anak dan balita, dan menjalani pemeriksaan identitas. Guna mengetahui daerah asal atau daerah tujuan nantinya. Warga asal Surabaya, Sidoarjo, Lumajang, Jember, Madiun dan Pulau Madura juga wajib melalui alat deteksi panas tubuh.

Dari 92 wara yang tiba, 2 diantaranya memiliki suhu tubuh lebih dari 39 derajat celsius. Kemudian dirawat di rumah sakit karena menderita penyakit tipes dan demam.

Warga asal Wamena mengaku bersyukur dapat meninggalkan Papua dan kembali ke daerah asal. Salah satunya Mia Pardede, mengaku trauma dengan kejadian kerusuhan di wamena. Hingga dirinya dan anak anak berencana tinggal di kota asalnya Medan untuk sementara waktu. "Suami saya masih tinggal di Wamena, saat kondisi kemanan Wamena sudah kembali kondusif kami bakal kembali," kata Mia Pardede. (pul)

Berita Terkait


Menenangkan Diri Pasca Kerusuhan, Warga Trenggalek Masih Ingin Kembali Ke Wamena

519 Perantau Wamena Akan Tiba Dengan Naik Kapal

Gelombang Perantau Wamena Asal Probolinggo Terus Berdatangan

6 Warga Dari Wamena Ingin Menenangkan Diri dan Menghilangkan Trauma


Lima Warga Blitar Pulang Dari Wamena, 1 Sakit Saat Menyelamatkan Diri

Kepulangan Warga Trenggalek Dari Wamena Disambut Isak Tangis

Relawan Kemanusiaan Laporkan Kondisi Wamena Kini Sudah Mulai Pulih

Sebanayak 62 Perantau Wamena Tiba di Pelabuhan Tanjung Tanjung Perak

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber