Berita Terbaru :
6 Ribu Lebih Alat Rapid Test Sudah Digunakan Tracing
Mulai Minggu Depan Pelayanan Uji Kir Kembali Dibuka
Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Polwan Polres Lamongan Sosialisasikan New Normal di Beberapa Warkop
Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
   

Kemarau Berkepanjangan, Anggaran Bantuan Air Bersih Masih Mencukupi
Mataraman  Kamis, 10-10-2019 | 04:21 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Selama musim kemarau dan bencana kekeringan yang menyebabkan krisis air bersih di lima kecamatan di Tulungagung, membuat BPBD setempat, berupaya terus melakukan penyaluran air bersih terhadap warga yang kesulitan mendapatkan air bersih . Droping air bersih yang menggunakan anggaran dari APBD ini , diklaim cukup untuk memenuhi bantuan penyaluran air bersih hingga berakhirnya musim kemarau .

Krisis air bersih yang terjadi di 5 kecamatan di Tulungagung, yakni Kecamatan Kalidawir, Pucanglaban, Tanggunggunung, Besuki, dan Kecamatan Pagerwojo, membuat pihak BPBD setempat, terus berupaya melakukan penyaluran air bersih kepada warga yang membutuhkan air bersih.

Secara bergiliran, dalam 1 hari, BPBD mampu menyalurkan 6 hingga 7 kali pengiriman air bersih ke desa yang mengalami krisis air bersih.

Menurut Kepala BPBD Tulungagung, Suroto, untuk kemarau tahun ini, jumlah desa mengalami krisis air bersih mengalami penurunan, jika dibanding tahun sebanyak 15 desa dan saat hanya 9 hingga 10 desa di 5 kecamatan. Karena di beberapa desa , sumber air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari, masih mengeluarkan air, meski debitnya kecil, sehingga masih cukup untuk keperluan memasak dan air minum.

Anggaran yang disediakan untuk menyalurkan air bersih ke 10 desa, yang berasal dari APBD Kabupaten Tulungagung, diklaim cukup hingga berakhirnya bencana krisis air bersih. "Jika anggaran tersebut, menipis, pihak BPBD Tulungagung, akan mengajukan bantuan anggaran kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur," kata Suroto, Kepala BPBD Tulungagung.

Sebelumnya, bencana krisis air bersih di Tulungagung, memasuki awal bulan September, semakin meluas, dari sebelumnya 5 desa di 2 kecamatan meluas menjadi 9 hingga 10 desa di 5 kecamatan dan 1 desa, yakni Desa Kradinan , Kecamatan Pagerwojo di lereng Gunung Wilis, yang sepanjang tahun tidak pernah mengalami krisis air bersih, kini juga mengalami krisis air bersih.(end)

Berita Terkait

BPBD Lumajang Droping Air Bersih dan Makanan

Pipanisasi Putus, BPBD Droping Air Bersih ke Dua Dusun

Viral, Sumber Mata Air ini Dipercaya Menyembuhkan Penyakit

Tim Gabungan Revitalisasi Saluran Air di Puncu
Berita Terpopuler
Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  5 jam

Polwan Polres Lamongan Sosialisasikan New Normal di Beberapa Warkop
Peristiwa  4 jam

Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Peristiwa  3 jam

Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber