Berita Terbaru :
Tawadhu Pada Ulama, Bu Nyai Mantap Pilih Machfud Arifin Walikota
Pasien Corona di Pacitan Tembus 41 Orang, 2 Tambahan Anak-Anak dan Batita
Bantuan Jaring Pengaman Sosial Jatim Hanya 3 Bulan
Tersangka Pencurian Motor 5 TKP Ditangkap
Sebelas ASN, 4 TNI Positif Covid-19, Sebagian Sudah Sembuh
Polisi Ringkus Sindikat Pengedar Sabu-Sabu Antar Kota Jaringan Lapas
Anak SD Dinikahkan Siri Dengan Pria Beristri Tiga
Ingin Menabah Subscribe, Youtuber Berujung Penjara
Belasan Truk Terjaring Operasi Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas
Puluhan Warga Positif Covid-19, Jalam Binor Kota Malang Terapkan PSBL
Rumah Bergeser Sendiri Saat Dibangun Gegerkan Warga Ngawi
Perawat Jatim Terpapar Covid 19 Bertambah 334 Orang
27 Kios di Pasar Sukorejo Ludes Dilalap Api
Isak Tangis Puluhan Tenaga Kesehatan Saat Melepas Perawat Meninggal Karena Covid 19
Risma Razia Pasar Keputran, Mendapati 5 Orang Reaktif Rapid Tes di Pasar
   

Petrokimia Siapkan Pupuk Bersubsidi 4 Kali Lipat Dari Ketentuan
Mataraman  Rabu, 09-10-2019 | 05:05 wib
Reporter : Ega Patria
Madiun pojokpitu.com, Guna siapkan musim tanam Oktober 2019-Maret 2020, Petrokimia Gresik siapkan stok pupuk bersubsidi 4 kali lipat dari ketentuan pemerintah, dengan begitu tidak ada istilah kelangkaan pupuk di pasaran.

Pada musim tanam Oktober 2019 hingga Maret 2020 tidak akan ada lagi istilah kelangkaan pupuk dipasaran, hal tersebut dikarenakan PT Petrokimia Gresik telah menyiapkan stok pupuk bersubsubsidi 4 kali lipat dari ketentuan pemerintah.

Manager Humas PT. Petrokimia Gresik, Muhammad Ihwan, mengatakan, disamping itu pada musim tanam ini, petani juga direkomendasikan untuk melakukan pemupukan berimbang serta mengikuti dosis dengan ketentuan 5 3 2.

"Artinya satu hektare sawah dibutuhkan 500 kg pupuk organis petroganik, 300 Kg pupuk NPK phonska dan 200 Kg pupuk urea, harapannya alokasi pupuk bersubsidi yang terbatas dapat lebih efektif dan efisien," ujar Ihwan.

Ditambahkan, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi khusus di madiun sampai 4 Oktober 2019 yakni untuk alokasinya sekitar 61.322,  penyaluran 62.155 atau 101 persen.

Sedangkan stok yang tersedia masih 7.776 untuk 5 jenis pupuk,, yakni urea ZA sp-36, NPK phonska dan petrogani.

Pupuk bersubsidi itu hanya diperuntukkan bagi petani yang tergabung dalam kelompok tani dan telah menyusun Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). (yos)

Berita Terkait

Stok Pupuk Urea Bersubsidi Terus Menipis, Petani Kesulitan Membeli Pupuk Urea

Pupuk Subsidi Langka di Tengah Pandemi Corona

Pemkab Ngawi Ajukan Penambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi

Diprediksi Stok Pupuk Bersubsidi Hanya Sampai 3 Bulan Mendatang
Berita Terpopuler
Rumah Bergeser Sendiri Saat Dibangun Gegerkan Warga Ngawi
Peristiwa  3 jam

Gara-Gara Ngantuk Truk Diesel Tabrak Truk Gandeng
Metropolis  5 jam

Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas
Peristiwa  6 jam

Perawat Jatim Terpapar Covid 19 Bertambah 334 Orang
Kesehatan  3 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber