Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Kekeringan, Yonarmed 12 Kirim Air Bersih
Rabu, 09-10-2019 | 00:10 wib
Oleh : Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com, Batalyon Artileri Medan 12 Divisi Dua Kostrad, mengirimkan tiga truk tangki berisi air bersih untuk warga salah satu desa di Kabupaten Ngawi, yang mengalami kekeringan ekstrim, selama tiga bulan terakhir.

Para prajurit Batalyon Artileri Medan 12 Divisi Dua Kostrad, membagikan air bersih kepada warga Desa Kerek Kota Ngawi, yang telah membawa berbagai jenis wadah air.

Selama tiga bulan terakhir, ratusan warga Desa Kerek mengalami kekeringan ekstrim. Banyak sumur yang mengering, sehingga mereka biasanya membeli air bersih untuk kebutuhan memasak dan minum.

Letkol Arm Ronald F. Siwabessy, Komandan Yon Armed 12, mengatakan, untuk membantu  warga yang mengalami kekeringan, Batalyon Artileri Medan 12 Divisi Dua Kostrad, mengirimkan tiga truk tangki berisi air bersih, yang dibagiakan pada tiga lokasi berbeda.

Warga Desa Kerek, sudah mengalami kekeringan sejak 5 bulan terkahir. Namun yang terparah, terjadi sekitar tiga bulan terkahir.

Berdasarkan data dari Pemkab Ngawi, kekeringan dan krisis air bersih telah terjadi pada 48 desa dari total 217 desa.  Bencana musiman tersebut, berdampak terhadap sekitar 65 ribu kepala keluarga yang terdiri atas 163.838 jiwa. (yos)

Berita Terkait


Memasuki Musim Pancaroba, 66 Desa di Trenggalek Masih Alami Kekeringan

Kemarau Berkelanjutan, Sumber PDAM di Pacitan Mengering

Warga Kabupaten Jember Kesulitan Air Bersih

Petani Memecah Batu di Sawah yang Masih Kering


Distribusi Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan Terus Dilakukan

Ratusan Hektar Sawah Kekeringan, Petani Mengadu ke DPRD

Kekeringan Berkepanjangan, Ribuan Santri Gelar Sholat Minta Hujan

220 Hektar Lahan Padi Petani Gagal Panen Karena Kekeringan
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber