Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Kemarau Panjang, Warga di Pasuruan Antri Air Bersih Hingga Menjelang Subuh
Selasa, 08-10-2019 | 10:00 wib
Oleh : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Kemarau panjang melanda daerah Jawa Timur, mengakibatkan sejumlah desa di Pasuruan mengalami kesulitan air bersih. Bahkan di salah satu desa warga terpaksa menunggu kiriman air mulai sore hingga menjelang subuh.

Mereka terpaksa menunggu kiriman air sampai berjam-jam, lantaran untuk mendapatkan air bersih harus menumpuh jarak 2 kilo meter. Bahkan, mereka harus mengambil air kotor dari embung untuk kebutuhan sehari-hari.

Meski kondisi tersebut terjadi setiap musim kemarau, namun pemerintah setempat belum memberikan solusi terkait permasalahan krisis air.

Seperti antrian warga di Desa Kedung Pengaron Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan, yang harus mengantri hingga berjam- jam untuk mendapatkan air.

Dengan kondisi gelap dan hanya menggunakan senter untuk menerangi, ratusan warga ini dengan sabar mengisi air bantuan dari desa setempat ke dalam jurigen.

Kondisi seperti ini sudah berlangsung sejak satu bulan terakhir. warga hanya bisa mengandalkan air bantuan, itu pun tak cukup untuk kebutuhan sehari- hari seperti memasak dan mandi.

Menurut Salim, warga, droping air dari pemerintah desa setempat hanya mampu mencukupi selama 3 hari. Selanjutnya warga terpaksa mengambil air ke embung yang kondisi airnya kotor.

"Warga juga terpaksa menempuh jara 2 kilo meter untuk mendapatlam air, itu pun mereka harus mengantri dengan  yang lain," ujar Salim.

Perangakat Desa, Tajib, menjelaskan, selama ini droping air dikirim menggunakan truk dengan bak penampung air. "Dalam semalam truk ini bisa mengirim 3 sampai 4 kiriman ke sejumlah dusun, yakni mulai sore hari hingga menjelang subuh," ujarnya.

Meski kondisi kekurangan air ini teejadi setiap musim kemarau, namun pemerintah setempat sampai saat ini belum memberikan solusi agar warga terdampak bisa mendapatkan air dengan mudah.

Mereka berharap adanya bantuan air bersih dari pemintah daerah mau pun pihak swasta. Selain itu, mereka juga berharap agar permasalahan krisis air ini tidak teejadi setiap mus kemarau. (yos)

Berita Terkait


Kemarau Berkelanjutan, Sumber PDAM di Pacitan Mengering

Warga Kabupaten Jember Kesulitan Air Bersih

Petani Memecah Batu di Sawah yang Masih Kering

Meski Turun Hujan Masih Ada 23 Titik Kekeringan di Jember


Ratusan Hektar Sawah Kekeringan, Petani Mengadu ke DPRD

Kekeringan Berkepanjangan, Ribuan Santri Gelar Sholat Minta Hujan

220 Hektar Lahan Padi Petani Gagal Panen Karena Kekeringan

Kekeringan, Yonarmed 12 Kirim Air Bersih

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber