Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Kesehatan 

Dewan Desak Dinkes Buka Data Penonaktifan BPJS PBI
Senin, 07-10-2019 | 18:15 wib
Oleh : Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com, Penonaktifan BPJS PBI (penerima bantuan iuran) menimbulkan kekhawatiran para wakil rakyat di DPRD Surabaya. Untuk itu, dewan mendesak Pemkot menyampaikan data valid berapa warga Kota Surabaya yang dinonaktifkan. Sementara itu, Dinkes Surabaya memastikan pelayanan yang ada di puskesmas dan rumah sakit tidak akan terganggu pasca adanya penonaktifan BPJS PBI.

Pasca dinonaktifkannya BPJS PBI secara serentak dari pemerintah pusat, Komisi D DPRD Surabaya menggelar hearing dengan sejumlah pihak terkait diantaranya Dinkes Surabaya dan BPJS.

Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya, Dokter Akmarawita Kadir, menyampaikan, pihaknya meminta penonaktifan tersebut tidak mempengaruhi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Dinkes harus menyampaikan data valid penonaktifan peserta BPJS PBI, agar masyarakat yang tidak mampu dan dinonaktifkan bisa segera malakukan upaya lain untuk bisa mengakses pelayanan kesehatan, dengan menggunakan sistem SKTM," kata Dokter Akmarawita Kadir.

Sementara itu, data Dinkes terdapat sekitar 100.157 jiwa, yang telah dinonaktifkan dari total 441 ribu jiwa yang mendapatkan BPJS PBI.

Meski begitu, Kadinkes Surabaya Febria Rachmanita mengungkapkan, adanya penonaktifan tersebut tidak berdampak sama sekali terhadap layanan kesehatan yang ada di Surabaya.

"Para masyarakat penerima bantuan iuran ini masih bisa untuk melakukan pengajuan pelayanan kesehatan secara gratis dengan menunjukkan surat keterangan tidak mampu (SKTM)," kata Febria Rachmanita.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Surabaya, Herman Dinata Mihardja, menerangkan semua data merupakan data yang telah diberikan oleh Dinsos dan Dinkes. Sehingga pihaknya hanya menjalankannya.

"BPJS memang tidak melakukan pemberitahuan langsung pada masyarakat penerima PBI, sehingga dirinya meminta masyarakat untuk bisa melakukan pengecekan secara mandiri baik secara ofline maupun secara online," tambah Herman Dinata Mihardja.(end)

Berita Terkait


Dewan Desak Dinkes Buka Data Penonaktifan BPJS PBI


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber