Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Ketagihan Game Online, Pelajar Edarkan Sabu Jaringan Lapas Madiun
Senin, 07-10-2019 | 17:34 wib
Oleh : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Setelah sebulan menjadi kurir sabu-sabu, seorang pelajar Sekolah Menengah Atas swasta di Surabaya, akhirnya diringkus Tim Anti Bandit Polsek Tegalsari. Pemuda 17 tahun ini, ditangkap di kawasan Jalan Kupang Krajan, dengan membawa barang bukti sabu-sabu pesanan untuk empat pelanggannya. Sesuai pengakuannya, dari jasa antar sabu-sabu yang berasal dari jaringan Lapas Madiun ini, ABG tersebut mendapat upah yang digunakan untuk bermain game online.

Karena ketagihan game online, seorang pelajar SMA swasta di Surabaya, berinisial MS ini nekat menjadi kurir sabu-sabu. Selama sebulan, tersangka MS, yang masih berusia 17 tahun ini mendapatkan upah antar sebesar Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu per poket.
 
Namun, hasil kerja sambilan haramnya ini tak berlangsung lama. Tim Anti Bandit Polsek Tegalsari berhasil mengendus peredaran sabu-sabu yang ternyata berasal dari jaringan Lapas Madiun tersebut. Tersangka MS yang berperan sebagai kurir ini, disergap Tim Anti Bandit di kawasan Jalan Kupang Krajan, beserta barang bukti sabu-sabu pesanan untuk empat pelanggannya.
 
Dari barang bukti itu, polisi akhirnya menangkap empat pelanggan tersangka MS di kawasan yang sama. Empat pelanggan sabu-sabu yang disergap polisi di antaranya, Yosia Delvia (19) warga Banyu Urip Kidul, Nur Irman (19), Ivan Adam (19), dan Ainul (34) yang merupakan warga Jalan Kupang Praupan.
 
"Dalam penyergapan itu, polisi menyita barang bukti antara lain tiga poket sabu-sabu seberat 0,37 gram, 0,46 gram, 0,41 gram, dan sebuah alat hisap sabu. Di hadapan polisi, tersangka MS mengaku nekat menjadi kurir sabu-sabu agar bisa membeli kuota internet dan bermain game online mobile legend," tutur Kompol Rendy Surya, Kapolsek Tegalsari, merinci.
 
Akibat perbuatannya, tersangka MS dan keempat tersangka pelanggan sabu-sabu ini dijerat Undang-Undang nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika dan diancam hukuman paling lama 5 tahun penjara atau mengikuti pembinaan serta mengikuti program rehabilitasi.(end)

Berita Terkait


Tabrak Pohon, Pemuda Pengedar Sabu Ditangkap Polisi

Ketagihan Game Online, Pelajar Edarkan Sabu Jaringan Lapas Madiun

Pengedar Sabu Menangis Saat Ditangkap Polisi

Polisi Tangkap 2 Pengedar Sabu-Sabu Jaringan Lapas


Polisi Tangkap 2 Pengedar Sabu-Sabu Jaringan Lapas

Kakek Pengedar Sabu Diamakan Polisi Trenggalek Ketika Akan Bertransaksi

BNNK Tangkap Pengedar Sabu Jaringan Lapas Madiun

Tujuh Pengedar Sabu-Sabu THM di Kota Mojokerto Diringkus Polisi

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber