Berita Terbaru :
Warga Berebut Sembako Gratis
Solidaritas Lawan Corona Dengan Bantu APD
Tekan Covid 19, Tagana Bagi Handsanitizer Gratis
Surabaya Pastikan Belum Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar
Pemkot Surabaya Pastikan Masih Akan Pakai Bilik Sterilisasi
Karantina Wilayah,Warga Perumahan Bikin Bilik Sterilisasi Secara Swadaya
Sidak Dirlantas Polda Jatim, Akses Jalan Poncan dan Rungkut Menanggal Telah Dibuka
Hasil Rapid Test, Satu PDP Reaktif Virus Corona
Pemkot Mojokerto Siapkan Rumah Susun Bagi Para Pemudik
Pertimbangkan Kepentingan Masyarakat,Jalan Rungkut Menanggal-Pondok Candra Dibuka Lagi
Satlantas Polres MojokertoKota Bersama Komunitas Youtuber Membagikan 1000 Masker
Di Jawa Timur Terdapat 21 Kluster Penyebaran Covid 19
Jokowi Tegakan Tidak Bebaskan Napi Koruptor
Puluhan Wastafel Jumbo Dibagikan ke Pasar-Pasar Tradisional
Presiden Jokowi : Masyarakat Keluar Rumah Wajib Pakai Masker
   

Forkopimda Jatim Gelar Shalat Minta Hujan
Metropolis  Minggu, 06-10-2019 | 16:15 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Sejak 5 bulan Jawa Timur belum diguyur hujan, akibatnya sejumlah daerah di Jawa Timur mengalami kekeringan dan sebagian kawasan hutan serta lahan kering terbakar atau karhutla.

Dengan konsisi kemarau panjang ini, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama masyarakat Jawa Timur, melaksanakan shalat istisqo atau minta hujan dalam acara istighosah bersama.  Shalat Istisqo dan doa bersama ini digelar di Lapangan Polda Jatim, Minggu (6/10) pagi.
 
Seperti yang diberitakan beberapa waktu lalu, kawasan Gunung Arjuno, Panderman, Semeru, Raung, telah mengalami kebakaran hutan akibat kemarau yang panjang. Menurut Gubernur Jatim, Khofifah Indarparwansa, tingkat kekeringan di setiap wilayah tidak sama.
 
Di sejumlah daerah yang memiliki kekeringan tinggi, pemerintah provinsi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan helikopter dan pesawat untuk mengguyur air dari atas kawasan yang mengalami kebakaran lahan.
 
Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, menambahkan bahwa salat istisqo dan doa bersama ini merupakan bentuk ikhtiar setelah banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan jajaran aparat untuk menuntaskan bencana kekeringan serta karhutla di Jawa Timur.
 
Diharapkan, upaya ikhtiar ini akan membuahkan keberkahan dengan turunnya hujan untuk menuntaskan masalah kekeringan di sejumlah daerah di Jawa Timur. (yos)
 



Berita Terkait

Tak Kunjung Hujan Ratusan Warga Gelar Salat Istisqo dan Tradisi Tiban

Berharap Hujan, Ratusan Petani Shalat Istisqa

Warga Gelar Shalat Istisqa di Penghujung Kemarau

Kemarau Panjang, Warga Pamekasan Shalat Minta Hujan
Berita Terpopuler
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Covid-19  12 jam

Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Covid-19  11 jam

Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di ...selanjutnya
Covid-19  12 jam

Banjir Kiriman Rendam Puluhan Lapak Pedagang Pasar
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber