Berita Terbaru :
Bhayangkara United Ingin Melanjutkan Kompetisi Hingga Selesai
Hasil Survei: Tito Karnavian Menteri Paling Responsif di Era Pandemi
Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Youtube Blokir Akun yang Kerap Buat Konten Rasis
Koleksi Mobil Klasik David Beckham Dijual, Harganya Wow
Tips Agar Koneksi Internetmu Tidak Lelet
Malaysia Larang Orang Asing Salat Berjemaah di Masjid
Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
   

Dugaan Memakai Ijazah Palsu, Seorang Anggota Dewan Ditahan Polisi
Tapal Kuda Dan Madura  Minggu, 06-10-2019 | 13:02 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Berita Video : Dugaan Memakai Ijazah Palsu, Seorang Anggota Dewan Ditahan Polisi
Probolinggo pojokpitu.com, Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, ditahan polisi karena menjadi tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah palsu.

Ijazah tersebut digunakan tersangka untuk maju sebagai calon legislatif pada pemilu 17 April 2019 lalu. Kini polisi tengah mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.
 
Adalah Abdul Kadir ditangkap Polres Probolinggo atas dugaan pemalsuan dokumen berupa ijazah paket C atau ijazah setara SMA. Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra ini ditahan petugas pada Jumat malam lalu.
 
Kuasa hukum tersangka mengajukan penangguhan penahanan kepada penyidik, agar tersangka dibebaskan dan hanya menjadi tahanan kota.

Kasus dugaan ijazah palsu ini baru terkuak pasca pelantikan anggota dewan yang dilakukan pada akhir Agustus lalu. Atas temuan itu, Abdul Kadir lalu dilaporkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat ke Polres Probolinggo.
 
Setelah melakukan penyelidikan selama hampir satu bulan, penyidik kemudian menetapkan Abdul Kadir sebagai tersangka. Tak berselang lama, anggota dewan yang maju dari dapil dua meliputi Kecamatan Kraksaan, Besuk dan Gading itu ditahan petugas.
 
Menurut Hosnan Taufik, kuasan hukum tersangka, berharap penyidik dalam hal ini Satuan Reserse dan Kriminal Polres Probolinggo bisa menangguhkan tahanan mengingat yang bersangkutan selama ini koorperatif.

Sementara itu menurut AKP Risky Santuso, Kasat Reskrim Polres Probolinggo, dari hasil penyelidikan polisi diketahui ijazah paket C atau ijazah setara sma tersebut asli namun nomor seri ijazah tidak terdaftar di dinas pendidikan. "Abdul Kadir menjadi tersangka dalam kapasitasnya sebagai pengguna dokumen," ujar AKP Risky Santuso.
 
Polisi tengah mengembangkan kasus ini untuk mencari tahu pembuat dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam pemalsuan dokumen. 10 orang sudah diperiksa, termasuk Ketua DPC Gerindra Kabupaten Probolinggo, Jon Junaidi.
 
Diperkirakan kasus ini akan menyeret anggota DPRD lain di Kabupaten Probolinggo, yang diduga juga menggunakan dokumen ijazah ilegal. Sementara polisi berjanji akan terus mengembangkan penyelidikan. (yos/vd:yan)

Berita Terkait

Dugaan Memakai Ijazah Palsu, Seorang Anggota Dewan Ditahan Polisi
Berita Terpopuler
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
Politik  10 jam

Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
Infotainment  9 jam

Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Pilkada  8 jam

Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Pendidikan  2 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber