Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Dugaan Memakai Ijazah Palsu, Seorang Anggota Dewan Ditahan Polisi
Minggu, 06-10-2019 | 13:02 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Berita Video : Dugaan Memakai Ijazah Palsu, Seorang Anggota Dewan Ditahan Polisi
Probolinggo pojokpitu.com, Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, ditahan polisi karena menjadi tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah palsu.

Ijazah tersebut digunakan tersangka untuk maju sebagai calon legislatif pada pemilu 17 April 2019 lalu. Kini polisi tengah mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.
 
Adalah Abdul Kadir ditangkap Polres Probolinggo atas dugaan pemalsuan dokumen berupa ijazah paket C atau ijazah setara SMA. Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra ini ditahan petugas pada Jumat malam lalu.
 
Kuasa hukum tersangka mengajukan penangguhan penahanan kepada penyidik, agar tersangka dibebaskan dan hanya menjadi tahanan kota.

Kasus dugaan ijazah palsu ini baru terkuak pasca pelantikan anggota dewan yang dilakukan pada akhir Agustus lalu. Atas temuan itu, Abdul Kadir lalu dilaporkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat ke Polres Probolinggo.
 
Setelah melakukan penyelidikan selama hampir satu bulan, penyidik kemudian menetapkan Abdul Kadir sebagai tersangka. Tak berselang lama, anggota dewan yang maju dari dapil dua meliputi Kecamatan Kraksaan, Besuk dan Gading itu ditahan petugas.
 
Menurut Hosnan Taufik, kuasan hukum tersangka, berharap penyidik dalam hal ini Satuan Reserse dan Kriminal Polres Probolinggo bisa menangguhkan tahanan mengingat yang bersangkutan selama ini koorperatif.

Sementara itu menurut AKP Risky Santuso, Kasat Reskrim Polres Probolinggo, dari hasil penyelidikan polisi diketahui ijazah paket C atau ijazah setara sma tersebut asli namun nomor seri ijazah tidak terdaftar di dinas pendidikan. "Abdul Kadir menjadi tersangka dalam kapasitasnya sebagai pengguna dokumen," ujar AKP Risky Santuso.
 
Polisi tengah mengembangkan kasus ini untuk mencari tahu pembuat dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam pemalsuan dokumen. 10 orang sudah diperiksa, termasuk Ketua DPC Gerindra Kabupaten Probolinggo, Jon Junaidi.
 
Diperkirakan kasus ini akan menyeret anggota DPRD lain di Kabupaten Probolinggo, yang diduga juga menggunakan dokumen ijazah ilegal. Sementara polisi berjanji akan terus mengembangkan penyelidikan. (yos/vd:yan)

Berita Terkait


Dugaan Memakai Ijazah Palsu, Seorang Anggota Dewan Ditahan Polisi


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber