Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Dewan Desak Pemprov Realisasikan Pembangunan Kilang Baru
Jum'at, 04-10-2019 | 19:24 wib
Oleh : Ayul Anhdim
Surabaya pojokpitu.com, DPRD Jatim mendesak pemerintah provinsi Jatim segera merealisasikan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Pemprov Jatim dengan PT Pertamina soal pembangunan kilang minyak baru, grass root refinery (GRR) Pertamina-Rosneft di Tuban.

Penundaan yang terjadi saat ini sangat disayangkan mengingat ini berkaitan dengan kepentingan masyarakat sekitar tempat pembangunan kilang minyak tersebut.

"Kita meminta kepada pemerintah propinsi Jatim untuk tidak menunda terlalu lama MOU untuk pembangunan kilang minyak itu. Keberadaan kilang minyak itu harus direalisasikan segera," ujar Budiono Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jatim.

Menurut anggota DPRD jatim yang berangkat dari daerah pemilihan Tuban Bojonegoro ini, keberadaan kilang minyak tersebut diyakini sangat di harapkan oleh masyarakat sekitar. Selain dari sisi bisnis akan memberikan nilai lenih bagi pengusaha khusunya investor, disisi masyarakat akan memberikan dampak ekonomi yang akan timbul nantinya dikawasan pembangunan kilang tersebut.

Kata Budi, wajar bila masih ada pro dan kontra di masyarakat setempat terkait pembangunan kilang tersebut. Namun ini bukan menjadi kendala yang cukup berarti terkiat pembangunan kilang tersebut.

"Ini perlu ada penanganan yang komprehensif untuk mengatasi pro dan kontra dimasyarakat terntang pembangunan kilang ini. Mereka yang pro lahannya dibebaskan tidak perlu menunggu lagi secepatnya harus dibebaskan," ucapnya.

Untuk masyarakat yang kontra menurutnya perlu ada pendekatan dan sosialisasi khusus kepada mereka. Mengingat mereka juga masyarakat petani yang ini perlu ada jaminan kelangsungan mereka.

"Masyarakat yang kontra saya yakin bila mereka diberi pemahaman dan diberi kepastian pengganti usha mereka apalagi ada jaminan mereka nantinya dipekerjakan di kilang minyak itu, maka mereka akan mendukung pembangunan kilang itu," jelasnya.

Dijelaskan oleh pria yang juga ketua DPC Partai Gerindra Bojonegoro ini, pada intinya keberadaan kilang minyak tersebut perlu segera direalisasikan. Selain untuk memberikan kepastian pada investasi yang masuk juga akan memberikan keuntungan bagi masyarakat sekitar khususnya terhadap penyerapan tenaga kerja.

"Keberadaan kilang minyak tersebut jelas akan memberikan keuntungan terhadap penyerapan tenaga kerja, khususnya untuk masyarakat sekitar. Dan ini juga akan memberikan dampak positif kepastian bagi investasi yang masuk," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Pemprov Jatim dengan PT Pertamina soal pembangunan kilang minyak baru, grass root refinery (GRR) Pertamina-Rosneft di Tuban gagal direalisasikan. Padahal menurut rencana MOU tersebut harus dilakukan pekan lalu.

Perlu diketahui, kilang minyak berkapasitas 300 ribu barel minyak per hari kerja sama PT Pertamina dengan Rosneft (Rusia) dengan nilai investasi Rp230 triliun itu butuh lahan seluas hampir 1.000 hektare.

Kebutuhan lahan kilang minyak ini mencapai 936 hektare. Rinciannya, sudah ada 348 hektare milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), 109 hektar milik Perhutani, 314 hektar milik warga, dan 165 hektare reklamasi.(end)


Berita Terkait


Dewan Desak Pemprov Realisasikan Pembangunan Kilang Baru

Permohonan Gugatan Penetapan Lokasi Kilang Minyak Dikabulkan PTUN Jawa Timur, Warga Syukuran

Begini Reaksi Warga Tuban Saat Ada Proyek Pendirian Kilang Minyak

Warga Luruk Balai Desa Tolak Kilang Minyak, Pertemuan Dengan Kapolres Dibatalkan


ESDM Jawa Timur Segera Bangun Kilang Minyak di Tuban

Warga Luruk Balai Desa Tolak Kilang Minyak, Pertemuan Dengan Kapolres Dibatalkan

Pemprov Jatim Bangun Kilang Minyak Terbesar di Indonesia

Pembebasan Lahan Alot, Pendirian Kilang Minyak Senilai Rp 175 Triiun Terancam Gagal

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber