Berita Terbaru :
Pasar Hewan di Lumajang Akan Kembali Dibuka
Nyinyirin Polisi di Sosmed, Pedagang Sayur Diperiksa
KPAI Buka Posko Pengaduan PPDB 2020, Ini Nomor Kontaknya
Penjelasan Deddy Corbuzier Soal Video Wawancara dengan Siti Fadilah
Penerimaan Siswa Baru Akan Digelar Secara Online
Dampak Covid-19 Investasi Kabupaten Madiun Belum Capai Target Triwulan I
   

Dua Perampok Sadis Sekap dan Aniaya Pasutri Guru SMP di Blitar
Peristiwa  Jum'at, 04-10-2019 | 19:15 wib
Reporter : Mohammad Asrofi, Imron Danu
Blitar pojokpitu.com, Komplotan perampokan berhasil ditangkap Satreskrim Polres Blitar Kota. Tidak hanya menggasak barang-barang berharga korban, komplotan ini juga menyekap dan menganiaya korban hingga terluka.

Rekaman CCTV, saat kedua pelaku mengambil uang di mesin ATM di wilayah Srengat Kabupaten Blitar. Pelaku ini menarik uang menggunakan kartu ATM milik korban, yang dirampoknya. Berdasarkan rekaman CCTV tersebut, kedua pelaku perampok berhasil ditangkap petugas.

Kedua pelaku terpaksa ditembak kakinya, karena mencoba kabur saat akan ditangkap petugas. Kedua pelaku, yakni Arif Dian (37) warga Desa Deyeng Kecamatan Ringin Rejo Kabupaten Kediri dan Eko Heri (29) warga Desa Besuki Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar.

Kedua pelaku ini ditangkap petugas, usai melakukan aksi perampokan di rumah PNS guru di wilayah Gembongan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. Ironisnya, selain tetangga, korban juga pernah dimintai tolong pelaku untuk memasukkan anaknya di sekolah SMPN Ponggok.

Di hadapan petugas pelaku mengaku, nekat merampok karena terdesak kebutuhan ekonomi untuk menghidupi anak dan istrinya. Selain itu, juga terdesak kebutuhan anak sekolah yang meminta uang untuk pembayaran uang gedung

Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, perampokan ini berawal saat kedua pelaku mendatangi rumah korban sore hari. Setelah masuk, kedua pelaku langsung menyekap dan menganiaya korban hingga terluka. Selanjutnya kedua pelaku menggasak barang-barang berharga milik korban dan langsung kabur.

Dari tangan kedua pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Seperti uang tunai Rp 1,8 juta, perhiasan emas, kartu atm, dompet hasil kehajatan, dan sepeda motor yang digunakan untuk beraksi. Kedua pelaku akan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang curas dengan ancaman 12 tahun penjara.(end)




Berita Terkait

Sekap Penghuni Rumah , Komplotan Perampok Bercadar Kuras Harta Karyawan Pabrik

Satreskrim Periksa Lima Saksi Perampokan Toko Emas

Polda Jatim Beri Atensi Kasus Dugaan Pembunuhan Lamongan

Rampok Siang Bolong, Residivis Nyaris Dimasa Warga
Berita Terpopuler
Dampak Covid-19 Investasi Kabupaten Madiun Belum Capai Target Triwulan I
Politik  6 jam

Penerimaan Siswa Baru Akan Digelar Secara Online
Pendidikan  4 jam

Penjelasan Deddy Corbuzier Soal Video Wawancara dengan Siti Fadilah
Infotainment  3 jam

Nyinyirin Polisi di Sosmed, Pedagang Sayur Diperiksa
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber