Berita Terbaru :
Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Mangkir Jaga Check Poin, PNS Nyabu Ditangkap
Setan Sembunyi
Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Tukang Sablon Pakai Ganja Selama Empat Tahun Jalani Persidangan Online
Ratusan Warga Arak Pasien Covid Sembuh Keliling Kampung
Populer di Play Store, Aplikasi Anti-China Sudah Dihapus Google
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Penjualan Moge Anjlok, Triumph Rumahkan 400 Karyawan
Amankah Makan di Luar Rumah Saat Pandemi Corona?
Total 1.300 Calon Jamaah Haji Asal Tuban Gagal Berangkat
Miliki Bondet, Seorang Pria Lumajang Ditangkap Polisi
Mimos, Robot Tanaman Canggih Ala Jepang Karya Siswa SMK
Di Tengah Pendemi Covid 19, Warga Turi Bersyukur Terima Sertifikat Gratis
Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa
   

Puluhan Pengedar Narkoba Dibekuk Satreskoba Polresta Sidoarjo
Metropolis  Jum'at, 04-10-2019 | 16:47 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Puluhan pengedar narkotika yang biasa beroperasi di wilayah Sidoarjo, dibekuk kepolisian dari Satreskoba Polresta Sidoarjo. Dari penangkapan tersebut, juga ditemukan sebelas pohon ganja yang ditanam di rumah salah satu tersangka, serta disita tiga pucuk senpi jenis gas gun, beserta ratusan pelurunya.

62 pelaku pengedar narkotika jenis sabu dan ganja ini, dibekuk polisi dari Satuan Narkoba Polresta Sidoarjo, dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Kombespol Zain Dwi Nugroho, Kapolresta Sidoarjo, menjelaskan, dari hasil penangkapan ini polisi menyita 3 pucuk senpi jenis gas gun beserta ratusan peluru diamankan dari salah satu pengedar sabu, yang biasa menjual barang haram tersebut di wilayah Sidoarjo dan Surabaya.

"Polisi juga menyita sebelas pohon ganja yang ditanam di rumah salah satu pengedar, yang berdomisili di Bungurasih, Waru Sidoarjo," jelas Kombespol Zain Dwi Nugroho.

Tidak itu saja, polisi juga menyita 72 paket sabu siap edar, 80 ribu butir pil dobel L, 43 HP dan 2 unit sepeda motor yang biasa digunakan para tersangka untuk menjalankan bisnis haramnya.

Untuk penanaman pohon ganja, polisi memastikan akan terus mengembangkan kasus tersebut, guna mencari penjual biji ganja, agar tidak ada lagi pengedar yang menanam pohon ganja.

Kini keenam puluh dua tersangka ini akan dijerat dengan undang-undang republik indoensia nomer 35 tahun 39 tentang narkotika, dan undang-undang kesehatan dengan ancaman maksimal sepuluh hingga 15 tahun penjara. (yos)

Berita Terkait

Enam Pengedar Narkoba Lumajang Ditangkap Polisi

Jelang Perayaan Natal, Polisi Tangkap Pengedar Narkoba dan Ekstasi Jaringan Lapas Madiun

Satresnarkoba Ringkus 5 Sindikat Pengedar Narkoba

Puluhan Pengunjung Kafe Dites Urine, Satu Sampel Positif Mengandung Narkoba
Berita Terpopuler
Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri
Peristiwa  11 jam

Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa
Peristiwa  10 jam

Mimos, Robot Tanaman Canggih Ala Jepang Karya Siswa SMK
Teknologi  8 jam

Miliki Bondet, Seorang Pria Lumajang Ditangkap Polisi
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber