Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Tujuh Bulan Buron, Nelayan Trenggalek Ditangkap Petugas Lantaran Nekat Jambret HP
Kamis, 03-10-2019 | 18:13 wib
Oleh : Simon Bagus, Mochammad Herlambang
Trenggalek pojokpitu.com, Beraksi di sekitar Pantai Blado Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek, jambret HP yang nekat jambak dan aniaya korban, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Adalah Mukayat (54), penjambret telepon genggam dengan modus pepet rampas, akhirnya ditangkap setelah 7 bulan menjadi buron Selama 7 bulan tersebut, Mukayat yang merupakan warga Desa Masaran, Kecamatan Munjungan, itu menghabiskan waktu untuk melaut.

Karena mata pencaharian utama pelaku adalah nelayan, Mukayat ditangkap ketika baru saja berlabuh di salah satu pantai di Kecamatan Watulimo.

Kapolres Trenggalek, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, menjelaskan, setelah mendapat informasi dari masyarakat terkait keberadaan pelaku, polisi langsung menangkapnya.

"Setelah melakukan tindak pidana tersangka melarikan diri selama kurun waktu tujuh bulan. Analisa dan pendalaman tim dari polsek,diketahui tersangka melarikan diri dengan berpindah-pindah tempat melaut," kata AKBP Jean Calvijn Simanjuntak.

Aksi perampasan telepon genggam dengan modus pepet rampas itu terjadi pada 11 Februari lalu, bermula ketika korban Desi Nur Fitriyani sedang membonceng rekannya di jalan umum tepi pantai blado sekitar pukul 21.45 Wib.

Pelaku tiba-tiba mendekat lalu menjambak kerudung korban dan mendorong motor yang mereka kendarai. Korban pun tersungkur di pasir hingga mengalami luka.

"Pelaku lalu turun kemudian memukul dan merampas telepon genggam yang sedang dipegang korban. Setelah itu, ia langsung kabur hingga akhirnya ditangkap pada 27 September 2019 lalu," imbuhnya.

Berdasarkan pengakuan kepada polisi, pelaku sudah dua kali menjambret telepon genggam dengan modus yang sama. Ia pernah ditangkap untuk kasus serupa. Namun pihak kepolisian tidak langsung percaya.

"Polisi berusaha mendalami dan membuka apabila ada korban-korban lain dengan modus yang sama. Apabila ada di area jalan tersebut atau sekitarnya dengan modus yang sama, maka akan didalami lebih lanjut," ucap Kapolres.

Untuk kasus itu, polisi mengamankan barang bukti berupa telepon genggam yang dijambret lengkap beserta dus dan nota pembelian.

Pelaku akan dijerat dengan pasal 365 ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman pidana maksimal 9 tahun penjara.

Atas kejadian itu, Kapolres Trenggalek menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat berkendara dan tidak menggunakan HP saat berkendara. (yos)

Berita Terkait


Satu Anggota Jaringan Jambret di Terminal Purabaya Ditangkap

Jambret Bersama Penadah Diringkus Satreskrim Polsek Bululawang

Sembilan Bulan Kabur Ke Bogor, DPO Jambret Akhirnya Ditangkap Polisi

Terjatuh Dari Motor, Pelaku Dijambret Dimassa Warga


Buser Satreskrim Tembak Kaki Pelaku Jambret

Demi SIM Untuk Daftar Ojol, Kuli Angkut Nekat Jambret Ponsel

Jambret HP Guru SD, Seorang Pemuda Ditangkap Warga

Duo Jambret Spesialis Perumahan Mewah Lintas Wilayah Dibekuk Polisi

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber