Berita Terbaru :
Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Polri Beri Dispensasi Perpanjangan SIM Dampak Covid 19
BKD Jatim Angkat Bicara Terkait Pelantikan Kepala Sekolah
Ratusan Petugas Check Point Penyekatan Ikut Rapid Test
Pemprov Jatim Kembangkan Terapi Plasma Untuk Pasien Covid 19 Dengan Gejala Berat
Terdapat 7 Pasien Gangguan Jiwa RSJ Menur Terpapar Covid 19
Terdapat 130 Kasus Anak Positif Covid 19 di Jatim
Polres Malang Kembali Membuat Kampung Tangguh di Kawasan Kepanjen
Jelang New Normal, Penjual Masker Raup Omset Jutaan Rupiah Tiap Harinya
Uji Coba New Normal, Tempat Layanan Publik Dan Pariwisata Jadi Sasaran
Kesiapan PT KAI Daop IX Jember Sambut Normal Baru
New Normal, Pemohon SIM Meningkat
Dispendukcapil Segera Jemput Bola Rekam KTP Pemilih Pemula
Telegram Kembangkan Fitur Reaksi Pesan
Usai Lebaran Harga Bawang Merah Capai Rp 41 Ribu
   

Inilah Alasan Batik Gentongan Mahal Harganya
Life Style  Rabu, 02-10-2019 | 14:14 wib
Reporter : Moch Sahid
Harga yang ditawarkan sesuai dengan kuwalitas batik gentongan yang ditawarkan ke konsumen. Foto Moch Sahid
Bangkalan pojokpitu.com, Harga yang ditawarkan untuk sepotong kain batik gentongan memang cukup mahal. Namun tidak mengurangi minat pencinta batik untuk memburunya.

Menurut Supiatun Amin , Pemilik Galery Tresna Art, batik merupakan salah satu budaya warisan leluhur yang sudah diakui dunia. Berdasarkan jenisnya, ada batik tulis, batik cap dan batik printing. khusus di Bangkalan dikenal batik gentongan yang sangat diminati para pencinta batik meskipun harga yang ditawarkan cukup mahal. Harga itu disesuaikan dengan kualitas dan motif dari batik gentongan.

"Kami dari tresna art, dalam rangka memperingati hari batik atau khusus hari ini, memberikan diskon sebesar 10% bagi para pembeli yang memakai baju batik," kata Supiatun Amin.

Aturan ini disambut antusias para pembeli yang kebetulan berkunjung untuk membeli batik. Di tempat itu, pengunjung juga dapat mencicipi nasi tumpeng warna-warni yang pewarnanya menggunakan bahan alami. Tumpang itu disediakan pemilik galery sebagai syukuran untuk peringatan hari batik.

Supiatun Amin pemilik galery batik tresna art mengatakan, batik gentongan merupakan khas dimiliki Bangkalan. Disebut batik gentongan karena proses pewarnaannya direndam terlebih dahulu di sebuah gentong (tempat menampung air dari tanah liat dalam waktu beberapa lama selama 6 bulan. Maka tidak heran kalau harganya cukup mahal.

Selain proses perendamannya yang cukup lama, motif dan hasil akhir proses perendaman juga menentukan semakin tinggi harga dari batik gentongan. Semakin bagus motif dan hasil akhir perendamannya, dipastikan harga batik gentongan semakin tinggi. "Kuwalitas batik gentongan yang kami hasilkan dipastikan tidak akan mengecewakan para pembeli," kata Supiatun Amin. (PUL)

Berita Terkait

Imbas Corona, Produksi Batik di Pamekasan Turun Drastis

Di Tengah Pandemi Covid-19, Perajin Batik Masih Buka Pemesanan Secara Online

Memberikan Sosialisasi Tentang Covid 19, Kelompok Disabilitas Membuat Batik Motif Corona

Sempat Berhenti, Perajin Batik Beralih Membuat Masker
Berita Terpopuler
Rapid Tes di Warkop, Seorang Pengunjung Dinyatakan Reaktif
Kesehatan  13 jam

Bursa Transfer: Pogba ke Juventus, Eks Pelatih Milan ke MU
Sepak Bola  12 jam

Usai Lebaran Harga Bawang Merah Capai Rp 41 Ribu
Ekonomi Dan Bisnis  11 jam

Telegram Kembangkan Fitur Reaksi Pesan
Teknologi  10 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber