Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Lestarikan Budaya, Warga Bojonegoro Gelar Festival Oklik
Rabu, 02-10-2019 | 01:15 wib
Oleh : Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Ribuan warga tumpah ruah memadati kawasan jalan raya Desa Tejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, untuk menyaksikan festival oklik yang diselenggarakan warga desa setempat.

Selain dalam rangka memeriahkan hari jadi Desa Tejo yang ke 638. Festival yang digelar setahun sekali ini, juga bertujuan untuk melestarikan seni budaya tradisional warisan leluhur agar tidak punah dan digemari generasi muda.

Warga tampak antusias menyaksikan iring-iringan grup oklik, yang menampilkan aneka macam kostum dan ornamen, berbentuk unik dan menarik. Mulai dari replika gunungan wayang kulit, hiasan burung garuda, hingga bentuk ular naga raksasa.

Selain menampilkan aneka ornamen, setiap grup peserta juga menampilkan alunan musik oklik, yakni perpaduan seni, alat musik modern dengan aneka gamelan jawa, mulai dari kentongan, gong, kendang, kenong, gambang, dan kempul.  

Suara rancak dari perpaduan alat-alat musik tersebut, mampu memukau ribuan warga yang datang memadati sepanjang rute festival.

Terlebih, hampir sebagian tembang yang ditampilkan para peserta merupakan tembang-tembang jawa, dan syair-syair bernuansa islami, yang akrab ditelinga masyarakat.

Adapun dalam festival ini, terdapat 14 grup atau kelompok peserta yang beranggotakan anak-anak, remaja, hingga orang dewa turut ambil bagian. Mereka saling beradu kreatifitas, dengan tema utama "Menjalin Silaturrahim Untuk Kebersamaan Dan Kerukunan Antar Warga".

Terkait kegiatan ini, Kepala Desa Tejo, sekaligus Ketua Panitia Festival, Qomaruddin, menjelaskan, festival oklik ini melibatkan hampir semua warga terbagi dalam 14 kelompok.

"Selain dalam rangka memeriahkan hari jadi desa tejo yang ke 638. Festival yang digelar setahun sekali ini juga bertujuan untuk melestarikan seni budaya leluhur agar tidak punah, serta makin digemari generasi muda,"| kata Qomaruddin.

Dalam festival ini, peserta paling kompak dengan penampilan terbaik, nantinya akan mendapat doorprize sembako yang telah disediakan pemerintah desa.

Kegiatan ini diharapkan dapat melestarikan kesenian tradisional oklik, sebagai warisan seni budaya leluhur khas nusantara. (yos)




Berita Terkait


Lestarikan Budaya, Warga Bojonegoro Gelar Festival Oklik

125 Peserta Ramaikan Malam Festival Oklik


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber