Berita Terbaru :
Kampung Tangguh di Mojokerto Dilengkapi Bilik Sanitezer Hingga Lumbung Pangan
Ciptakan Gelang Corona Untuk Pasien Covid-19 yang Bandel
Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peduli, Ratusan APD Dibagikan ke Seluruh Puskesmas Ponorogo
Kabar Sedih dari Nissan untuk Eropa dan Negara Berkembang
PSBB Tahap Tiga, Koramil Berikan Bantuan Sembako
Pedagang Dari Luar Daerah Wajib Memiliki Surat Keterangan Bebas Rapid Test
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Persebaya Pengin Berhenti, Persipura Abstain, Persiraja Minta Lanjut
Kapan Pertandingan Olahraga Bisa Jalan lagi? Menpora Beri Penjelasan Begini
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Wajib Balik Kanan
Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Sensasi Fluffy Pancake ala Jepang Bertabur Boba
   

Demo, Mahasiswa Tutup Akses Jalan Provinsi
Mataraman  Selasa, 01-10-2019 | 15:31 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Berita Video : Demo, Mahasiswa Tutup Akses Jalan Provinsi
Nganjuk pojokpitu.com, Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan aksi demo didepan Mapolres Nganjuk. Dengan membawa poster dan karangan bunga, massa longmarch dari terminal menuju Mapoles Nganjuk.

Aksi semula berjalan damai, namun karena Kapolres Nganjuk AKBP Handono Subiakto, belum juga menemuai massa.

Massa ahirnya memblokade jalur lalu lintas di jalur propinsi, akibatnya sejumlah kendaraan sempat macet hingga direkyasa jalur buka tutup, hingga terjadi kericuhan saling dorong antara polisi dengan massa, karena polisi kewalahan membuk akses jalan baagi pengendara lalu lintas.

Kericuhan reda dan massa menepi ke sisi jalan, setelah Kapolres Nganjuk bersedia menemuai pengunjuk rasa.

Menurut Novia Novita Sari, Ketua PMII cabang Nganjuk, massa melakukan aksi demo menuntut agar aparat penegak hukum bisa mengsusut tuntas atas kematian Randy, sala satu peserta aksi demo yang tewas diduga akibat terkena tembakan polisi.

"Kami meminta kepada Kapolres Nganjuk untuk menandatangani surat kesepakatan pengusutan itu, hingga keadilan bagi Randy terpenuhi," ujar  Novia Novita Sari.

Sementara menurut AKBP Handono Subiakto, Kapolres Nganjuk, pihaknya pada prinsipnya bersepakat akan penegakan hukum dan harus diusut tuntas atas kasus tewasnya Randy.

"Namun ada beberapa point tuntutan dari massa yang juga harus direvisi, agar tidak ada yang dirugikan dari kedua belah pihak," ujar Kapolres.

Usai mendapatkan tandatangan dari Kapolres Nganjuk, massa membubarkan diri dengan tertib. (yos/vd:yan)

Berita Terkait

Mahasiswa Sumenep Tuntut Tambak Udang Segera Ditindak

Ratusan Mahasiswa PMII Gelar Demo Tolak Kenaikan Iuran BPJS

Ratusan Mahasiswa Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Marak Calo SIM, Mahasiswa Demo Polres Tuban
Berita Terpopuler
Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Peristiwa  7 jam

Sensasi Fluffy Pancake ala Jepang Bertabur Boba
Icip - Icip  7 jam

Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peristiwa  2 jam

Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Wajib Balik Kanan
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber