Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Pendidikan 

Sebanyak 60 perwakilan guru honorer K1 Kabupaten Nganjuk meminta tindak lanjut nasibnya yang tak kunjung diangkat sebagai PNS. Padahal, seluruh persyaratan telah dipenuhi. Foto Tika
Puluhan Guru Honorer K1 Kabupaten Nganjuk Minta Kejelasan Status PNS
Selasa, 01-10-2019 | 09:12 wib
Oleh : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Didampingi kuasa hukum, puluhan guru honorer K1 Kabupaten Nganjuk mempertanyakan nasibnya. Rata-rata mereka telah mengajar belasan hingga 35 tahun. Namun, nasibnya tak kunjung jelas menjadi PNS.

Partinem, salah satu guru honorer SMP Negeri 1 Rejoso Nganjuk mengaku perjuangannya sudah dari kabupaten sampai ke pusat. Bahkan sempat melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI pada 2016, yang dihadiri sejumlah pihak termasuk Kemenpan-RB dan Ombudsman.

Hasil RDP menyebutkan, 1178 guru honorer k1 Kabupaten Nganjuk akan diterima sebagai PNS tanpa tes selambatnya 3 bulan setelah RDP. Sayangnya, hingga 3 tahun berselang, mereka tak kunjung diangkat sebagai PNS. "Mereka beralasan perlu penganggaran, penggajian, dan pembukaan formasinya," ujar Partinem.

Tim kuasa hukum pun telah mengajukan upaya hukum peninjauan kembali pada 18 September lalu, agar keluhan guru honorer k1 Kabupaten Nganjuk lebih didengar.(PUL)

Berita Terkait


Duh, Nasib PPPK Kabupaten Ngawi Masih Gelap

Soal Guru Honorer, Ini Kata FHI untuk Mendikbud Nadiem

Nasib Guru Honorer, Bupati Tunggu Pemerintah Pusat

Berharap Kesejahteraan, Ribuan Guru Honorer Istighosah


Di Detik-Detik Akhir Masa Jabatan, Mendikbud Minta Maaf kepada Guru Honorer

Digaji Rp. 50 Ribu - Rp. 350 Ribu Tiap Bulan, Guru Honorer Menangis

Hearing DPRD, Guru Honorer Dijanjikan Kenaikan Honor

Puluhan Guru Honorer K1 Kabupaten Nganjuk Minta Kejelasan Status PNS
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber