Berita Terbaru :
   

Puluhan Pemuda Demo Didepan Gedung DPRD Trenggalek Tolak RKUHP dan UU KPK
Mataraman  Senin, 30-09-2019 | 18:37 wib
Reporter : Simon Bagus, Mochammad Herlambang
Trenggalek pojokpitu.com, Puluhan pemuda Kabupaten Trenggalek berdemo di depan gedung DPRD Trenggalek. Para pemuda yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Trenggalek itu datang membawa beberapa spanduk berisi kritik terhadap pemerintah dan DPR RI.

Mereka menyuarakan 7 tuntutan kepada para anggota dewan Trenggalek. Tuntutan itu antara lain, menolak RKUHP dan mendesak presiden untuk menerbitkan Perppu pembatalan revisi UU KPK.

Dikatakan Juru Bicara Aksi, Gayuh Satrio Bimantoro, seperti diketahui bersama, UU KPK sudah diterbitkan yang mana nomenklatur yang dimaktubkan sebagian besar mengandung unsur-unsur pelemahan daripada KPK itu sendiri.

"Selain itu, mereka juga mendesak pemerintah untuk mengusut kasus dugaan penembakan aktivis dan menghukum seberat-beratnya pelaku," kata Gayuh Satrio Bimantoro.

Demo di depan gedung DPRD Trenggalek berlangsung selama sekitar satu jam. Para pendemo bubar setelah beberapa perwakilan massa beraudiensi dengan anggota dewan di dalam gedung.

Isu tugas dan fungsi anggota DPRD Trenggalek juga digaungkan puluhan pemuda saat menggelar demo tersebut. Tuntutan itu tertulis dalam tujuh permintaan yang mereka bawa ketika demo.

Para pendemo mendesak agar pimpinan dewan mengeluarkan larangan bagi anggotanya menjadi kontraktor dan mengerjakan proyek-proyek di Kabupaten Trenggalek. Hal ini agar para anggota dprd trenggalek fokus bertugas sebagai wakil rakyat.

"Kita menyoroti betul bahwasanya jangan sampai anggota DPRD multifungsi sebagai anggota dewan sekaligus juga kontraktor," ujarnya.

Para pendemo meyakini, hal-hal semacam itu sangat mungkin terjadi. Maka pada periode awal anggota dewan ini, pihaknya menuntut sebagai upaya antisipasi.

Sebagai wakil rakyat, fungsi salah satunya ada menganggarkan dan mengontrol. Mereka tidak boleh memfungsikan diri juga sebagai kontraktor atau pekerja proyek.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Samsul Anam, berjanji akan membuat surat imbauan kepada anggotanya agar tidak bermain proyek.

Surat itu akan berisi imbauan agar anggotanya tak menjadi kontraktor dan menggarap proyek-proyek pembangunan di kabupaten trenggalek. Rencana pembuatan surat imbauan itu untuk menanggapi tuntutan dan desakan yang disampaikan para pedemo.

Satu dari 7 tuntutan para pendemo, yakni mendesak pimpinan dewan untuk mengeluarkan larangan bagi anggotanya menjadi kontrkator dan mengerjakan proyek-proyek di Trenggalek. Hal itu agar anggota DPRD Kabupaten Trenggalek benar-benar fokus bertugas sebagai wakil rakyat.

Selain itu, ada juga tuntutan yang berisi pengutukan persekongkolan kotor antara DPRD dan pemerintahan dalam mengelola keuangan publik yang merugikan rakyat.terkait tuntutan penerbitan perppu UU KPK dan RUU KUHP, Samsul Anam berjanji juga untuk meneruskan aspirasi ke DPR RI.

Para pimpinan dewan sempat menemui para pendemo di jalan depan gedung wakil rakyat.mereka juga menandatangani spanduk yang berisi penolakan atas hal-hal yang dianggap ngawur itu. (yos)








Berita Terkait

Rusak Sumber Air, Warga Minta Tambak Udang Ilegal Ditutup

Puluhan Warga Demo Kanwil Ditjen Bea Cukai Jatim di Juanda

Protes Pernyataan Kepala Kabadan PNP2 PMI, Puluhan PJTKI Aksi Bakar Poster

Warga Sidoarjo Menolak Huniannya Dijadikan Akses Masuk Perumahan Baru
Berita Terpopuler


Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber