Berita Terbaru :
Solidaritas Lawan Corona Dengan Bantu APD
Tekan Covid 19, Tagana Bagi Handsanitizer Gratis
Surabaya Pastikan Belum Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar
Pemkot Surabaya Pastikan Masih Akan Pakai Bilik Sterilisasi
Karantina Wilayah,Warga Perumahan Bikin Bilik Sterilisasi Secara Swadaya
Sidak Dirlantas Polda Jatim, Akses Jalan Poncan dan Rungkut Menanggal Telah Dibuka
Hasil Rapid Test, Satu PDP Reaktif Virus Corona
Pemkot Mojokerto Siapkan Rumah Susun Bagi Para Pemudik
Pertimbangkan Kepentingan Masyarakat,Jalan Rungkut Menanggal-Pondok Candra Dibuka Lagi
Satlantas Polres MojokertoKota Bersama Komunitas Youtuber Membagikan 1000 Masker
Di Jawa Timur Terdapat 21 Kluster Penyebaran Covid 19
Jokowi Tegakan Tidak Bebaskan Napi Koruptor
Puluhan Wastafel Jumbo Dibagikan ke Pasar-Pasar Tradisional
Presiden Jokowi : Masyarakat Keluar Rumah Wajib Pakai Masker
Sebanyak 24 Warga Yang Kontak Fisik Dengan Orang Positif Virus Corona Diisolasi
   

Pembagian Pimpinan AKD Hampir Tuntas, 4 Partai Terpaksa Ditinggal
Politik  Senin, 30-09-2019 | 17:18 wib
Reporter : Dewi Imroatin
Pembagian 12 kursi pimpinan komisi dan 4 pimpinan badan sudah hampir tuntas, meskipunterdapat 4 partai yang ditinggal. Pembagian kue kekuasaan di DPRD Surabaya ini tidak menerapkan sistem proporsional. Foto: Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com, Skema pimpinan AKD (alat kelengkapan dewan) di DPRD Surabaya, sudah hampir tuntas. Bahkan untuk pembagian anggota di masing-masing komisi dan badan besok (1/10) akan diumumkan dalam rapat paripurna.

Dari 12 kursi pimpinan komisi dan 4 badan, ternyata terdapat 4 partai yang ditinggal yakni Demokrat, Nasdem, PAN dan PKS. Dengan pembagian, PDIP sebagai partai pemenang mendapatkan 4 kursi pimpinan komisi, Golkar mendapatkan 3 kursi pimpinan komisi, Fraksi Gerindra 2 pimpinan komisi, PKB 2 pimpinan komisi dan 1 pimpinan badan, PKS 1 pimpinan komisi dan PSI 1 pimpinan badan.

Akmad Suyanto, Ketua Fraksi PKS DPRD Surabaya menyampaikan, pihaknya ingin membangun sinergi dengan seluruh partai, pihaknya mendapatkan tawaran wakil ketua komisi C. "Tapi ini masih komunikasi dengan partai golkar yang juga mengiginkan wakil ketua komisi C, untuk itu loby masih terus dilakukan," kata Akhmad Suyanto.

Sementara itu, Hamka Ketua Fraksi PAN mengatakan, posisi pimpinan yang ditawarkan pada fraksi PAN-P3 adalah ketua BK. "Jika memilih posisi itu, maka PAN-P3 tidak bisa menempatkan anggotanya di BPP (badan pembuat perda), padahal BPP tempat memperjuangkan aspirasi konstituen lewat peraturan," ujar Hamka.

Hamka menyesalkan proses pembagian pimpinan tidak berlangsung transparan. Bahkan hingga detik ini, loby yang dibangun dalam pembagian pimpinan AKD hanya setengah kamar, tidak difloorkan dalam rapat resmi. (pul)

Berita Terkait

Pembagian Pimpinan AKD Hampir Tuntas, 4 Partai Terpaksa Ditinggal
Berita Terpopuler
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Covid-19  11 jam

Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Covid-19  10 jam

Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di ...selanjutnya
Covid-19  11 jam

Banjir Kiriman Rendam Puluhan Lapak Pedagang Pasar
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber